Pangdam IV/Diponegoro : Prajurit Harus Netral

SEMARANG (asatu.id) – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto menegaskan, jelang Pemilihan Daerah (Pilkada) Jateng 2018, semua prajurit harus netral. Jangan ada yang berpihak kepada salah satu kontestan peserta Pilkada dan harus bisa menjadi penengah apabila terjadi konflik.

“Saya sudah sampaikan semua prajurit untuk tetap netral. Apapun alasanya prajurit TNI harus selalu berbuat untuk mengabdi dan menjaga NKRI,” tegasnya kepada wartawan usai menghadiri perayaan Natal di Balai Diponegoro Jalan Perintis Kemerdekaan, Sabtu(27/1) .

Sementara itu, disela-sela perayaan natal Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto memberikan santunan di beberapa yayasan di Kota Semarang dan sekitarnya. Adapun yayasan tersebut di antaranya, Yayasan Panti Asuhan Gatot Subroto Semarang, Panti Asuhan Bethlehem Ungaran, dan Panti Asuhan Santa Maria Ungaran.

Pangdam berharap, perayaan ini menjadi momentum untuk meningkatkan motivasi bagi kita dalam menjalankan peran sebagai prajurit dan PNS TNI AD Kodam IV/Diponegoro maupun sebagai warga  negara dan masyarakat.

“Semoga perayaan Natal dapat menjadi inspirasi bagi Prajurit dan PNS Kristiani untuk meningkatkan profesionalisme yang demi menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI”, ungkap Pangdam.

Perayaan Natal dengan tema “Dengan Semangat Natal 2017 Kita Tingkatkan Kualitas Iman Prajurit dan PNS TNI Guna Mewujudkan TNI yang Profesional dan Dicintai Rakyat”.  Pangdam menyampaikan, tema ini relevan dengan tuntutan situasi nasional yang berkembang dewasa ini.

“Sehingga tidak hanya harus dipahami dan dihayati secara benar, tetapi juga perlu diaktualisasikan dalam tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pada acara ini, Pangdam IV/Diponegoro menyalakan lilin sebagai tanda perayaan Natal yang diikuti oleh pejabat dari Kepolisian, Ketua PGI, Romo FX Suyamto, Pr, Pendeta Andreas K., Kabintaldam IV/Diponegoro.

Hadir para prajurit dan PNS Kodam IV/Diponegoro, Akademi Militer, Batalyon 411 Kostrad dan dihadiri para pejabat jajaran Kodam IV/Diponegoro serta  pejabat kepolisian, Taruna Taruni Akpol dan Mahasiswa.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *