KPU Batasi Medsos Paslon Pilkada

SEMARANG (asatu.id) – Sebagai langkah pengawasan kampanye di media sosial, Komisi Pemilihan Umum  akan melakukan pembatasan kepemilikan akun media sosial (medsos) tim kampanye pasangan calon di Pilkada 2018 ini.

Kepala Biro Teknis dan Hubungan Partisipasi Masyarakat KPU RI Nur Syarifah mengatakan, nantinya tim kampanye hanya diperbolehkan memiliki paling banyak tiga medsos sebagai media kampanye. Selain itu, medsos tersebut juga harus terverifikasi di KPU.

“Harus terverifikasi dan terdaftar dulu oleh KPU setempat. Termasuk juga harus menyerahkan struktur kepengurusan akun, semisal siapa adminnya atau tim penghubungnya. Mau itu dari facebook, instagram, twitter, enggak masalah yang penting 3,” ujarnya di kantor KPU Jateng, Sabtu (27/1).

Selain itu, pihaknya juga  meminta KPU di masing-masing daerah untuk membentuk tim pengawasan akun medsos. Tim tersebut akan melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap ada tidaknya konten pelanggaran kampanye yang ada di media sosial.

“Jadi batasan kontennya, tidak menyoal pada dasar-dasar negara, ada Pancasila, UUD, kemudian menggunakan simbol-simbol kenegaraan, isu SARA, identitas,” imbuhnya. Jika nantinya ada pelanggaran, akan dilakukan tindakan opeh Bawaslu,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *