Siswa Jangan Mudah Terprovokasi Hoax

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan, para siswa agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu atau informasi yang tersebar di beberapa media sosial. Selain itu, mereka juga diminta selalu bisa bertabayun kepada kiai, guru, atau mengkonfirmasi sumber-sumber informasi yang bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat memberi sambutan pada peresmian gedung SMA Islam Al Azhar 14 Semarang dan pembukaan Olimpiade Sains dan Unjuk Kreasi Al Azhar SMP dan SMA Al-Azhar, di Gedung SMA Al-Azhar 14 Semarang, Jumat (26/1).

“Siswa harus mengerti mana hoax dan mana informasi yang benar. Jadi diserang virus ideologi apa pun akan mental, diprovokasi seperti apapun tidak mempan,” ujar Ganjar.

Menurutnya, ada tiga hal ‘imunisasi’ yang harus dilakukan agar pendidikan bisa mencetak generasi penerus bangsa ini.

“Jadi selain cerdas intelektual, tapi juga emosional dan spiritual. Anak-anak sekolah pun diharapkan memeroleh ‘imuninasi’ tiga hal penting tersebut, supaya kelak menjadi manusia unggul, berguna bagi bangsa dan agama,” imbuhnya.

Di hadapan seribuan peserta olimpiade, alumnus Fakultas Hukum UGM itu dirinya mengingatkan, bahwa  lomba tersebut bukanlah untuk berkompetisi yang saling mematikan, melainkan saling belajar untuk menunjukkan sampai “jarak tempuh” mana kita sedang memahami ilmu.

“Untuk yang kalah jangan berkecil hati. Yang menang harus tetap berfikir jika saat ini belum sampai tujuan, karena ilmu itu seperti langit tanpa batas, sumur tanpa dasar,” ucapnya.

Selain Ganjar, hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, serta ketua dan pengurus Yayasan Islam Al-Azhar. Pembukaan juga diihadiri sekitar 1.500 pelajar SMP dan SMA Al-Azhar peserta olimpiade dari berbagai penjuru nusantara. (is)

 

 

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *