Menag Resmikan 32 Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji

SEMARANG (Asatu.id) – Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, bimbingan perkawinan mutlak diberikan kepada calon pasangan muda yang ingin membina rumah tangga dengan pondasi kuat. Untuk menunjang hal tersebut, sangat diperlukan sarana memadai agar bimbingan perkawinan berjalan efektif.

Sebanyak 32 gedung Balai Nikah dan Manasik Haji tersebar di 17 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah diresmikan Kementerian Agama. Sarana tersebut dibentuk sebagai upaya peningkatan kualitas layanan publik dan revitalisasi Kantor Urusan Agama (KUA).

“Ketahanan nasional sangat tergantung ketahanan keluarga. Maka, Balai Nikah ini penting dalam penyelenggaraan program bimbingan perkawinan,” ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, di Wisma Perdamaian, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (24/01).

Selain Balai Nikah, Lukman menerangkan saat ini Kementrian Agama juga tengah menyelesaikan kurikulum dan modul bimbingan perkawinan yang komprehensif.

“Penghulu juga perlu di-upgrade wawasannya tentang perkawinan. Nah, karena kita yang diberi wewenang dalam masalah penyelenggaraan perkawinan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Jateng Farhani mengatakan pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji pada KUA di Jawa Tengah telah berlangsung sejak 2015.

Di tahun 2018 ini, Jateng akan ada pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji di 25 KUA. “Tahun 2018, kita kembali mendapat alokasi anggaran. Insya Alllah akan ada pembangunan gedung Balai Nikah dan Manasik Haji di 25 KUA,” tukasnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *