Februari, 329.032 Ha Lahan Pertanian Jateng Panen Raya

SEMARANG (Asatu.id) – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, hingga bulan April mendatang sejumlah lahan pertanian di Jawa Tengah akan memasuki masa panen. Adapun bulan Februari diprediksinya merupakan panen raya dari rentan waktu Januari hingga April.

“Januari ini ada sebanyak 109.001 hektare lahan pertanian siap panen. Kira-kira meningkat lagi pada bulan Februari nanti puncaknya 329.032 hektare. Maret agak turun 293.640 hektare. April masih ada panen kurang lebih 232.921 hektare,” ujar Ganjar, di Semarang, Selasa (23/1).

Senada dengan Gubernur Jateng, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah Yuni Astuti menambahkan, jika panen di bulan Januari yang sekitar 109.001 hektare sawah tersebut dikonversikan menjadi jumlah beras, maka lahan tersebut dapat menghasilkan 370.000 ton beras.

“Februari 1.159.000 ton beras. Maret 1.046.000 ton beras. Itu kalau dimakan oleh masyarakat Jawa Tengah masih surplus. Historinya pada tahun 2017, sepanjang bulan sepanjang tahun kita surplus beras,” ujarnya.

Sementara itu, operasi pasar yang gencar dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Bulog Divre Jateng, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) berhasil menurunkan harga beras yang sempat melonjak.

“Sebenarnya lima tahun terakhir beras cenderung mengalami deflasi. Namun, sejak Agustus 2017 beras mengalami inflasi. Dengan adanya operasi pasar ini inflasi komponen beras agak turun. Mudah-mudahan akhir Januari ini inflasi beras tidak begitu tinggi,” tukas Hamid Ponco Wibowo, wakil ketua TPID Jateng. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *