Dinas Perdagangan Mulai Tata Lapak Pasar Klithikan Penggaron

SEMARANG (Asatu.id) – Dinas Perdagangan Kota Semarang mulai tancap gas. Pasar Klitikan Penggaron  yang akan diperuntukkan pedagang eks bantaran Sungai Banjir Kanal Timur Semarang kini mulai ditata dan dipetakan lapaknya,

Aktivitas penataan dimulai dengan pengecatan oleh petugas Dinas Perdagangan Kota Semarang di lokasi tersebut. Pemetaan disesuaikan dengan ukuran lapak yang bakal ditempati para pedagang kaki lima (PKL).

“Los di bagian depan Pasar Klithikan Penggaron Semarang telah diundi, sehingga pedagang bisa langsung menempatinya setelah direlokasi,” kata
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto, Selasa (23/1).

Menurut Fajar, sebanyak lima lokasi PKL yang tersebar di bantaran Sungai BKT Semarang, yakni PKL Rejosari, PKL Bugangan, PKL Mlatiharjo, PKL Karang Tempel, dan PKL Pandean Lamper akan menepati lokasi ini,

Sesuai jadwal, lanjut dia, para PKL dari bantaran Sungai BKT harus pindah ke Pasar Klithikan Penggaron pada 31 Januari 2018.

Untuk proses boyongan PKL nanti, Fajar mengatakan pihak akan melibatkan partisipasi dan peran serta para lurah. “

“Pihak kelurahan yang mengemas acara `boyongan` seperti apa. Secara teknis, kelurahan nanti yang akan terlibat dan mempersiapkan agenda `boyongan` PKL ke Pasar Klithikan Penggaron,” katanya.

Untuk proses pemindahan nanti, kata dia, Dinas Perdagangan memberikan tenggat waktu sekitar satu minggu hingga 7 Februari 2018. Pada masa tenggang itu, para pedagang diminta untuk membongkar lapaknya yang ada di bantaran Sungai BKT Semarang.

 

25

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan