Dishub Undang Jajaran Terkait Rapat Pemindahan Terboyo

SEMARANG (Asatu.id) – Persiapan pemindahan Terminal Terboyo ke Terminal Mangkang dan Penggaron masih ditemukan berbagai kendala. Hal tersebut menyisakan sejumlah gejolak permasalahan yang belum mendapat penanganan serius, mulai dari dampak lalu-lintas hingga dampak sosial.

Menanggapi polemik tersebut, Kepala Dishub Kota Semarang Muhammad Khadik mengatakan akan ada rapat bersama Dishub kota, Dishub provinsi, dan Kementerian Perhubungan untuk menyepakati “win-win solution” kebijakan pemindahan terminal.

“Kami juga menginginkan apa yang dikehendaki para awak bus dan pedagang agar dilakukan `bedhol desa` disetujui. Maksudnya, seluruh bus, baik AKAP maupun AKDP bersama pedagang dipindah di satu tempat, yakni Terminal Mangkang,” katanya.

Sebelumnya, Dishub Kota Semarang mengizinkan kembali bus antarkota antarprovinsi (AKAP) dan antarkota dalam provinsi (AKPD) untuk masuk kembali ke dalam Terminal Terboyo mulai Rabu (17/1) lalu.

Kebijakan itu diambil setelah aksi protes ratusan awak bus AKAP dan AKDP yang mengeluhkan sepinya penumpang di Terminal Mangkang, Selasa (16/1), yang kemudian mengizinkan bus parkir di depan terminal. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *