Dinas Perdagangan akan Blacklist 2 Kontrator

SEMARANG (Asatu.id) – Dua Kontraktor yang menangani pembangunan Pasar Simongan dan Pasar Johar baru di eks Pasar Kanjengan terancam di-blacklist oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang. Hal tersebut lantaran kedua kontraktor tersebut belum menyelesaikan pembangunan pasar hingga 100 persen hingga batas waktu yang ditentukan.

Namun, melihat niatan baik kedua kontraktor tersebut untuk menyelesaikan pembangunan, Dinas Perdagangan menyetujui perpanjangan waktu pembangunan kedua pasar tersebut. Di mana  proyek pembangunan Pasar Simongan diperpanjang waktunya sampai dengan 20 Januari 2018. Sedangkan proyek Pasar Johar baru di eks Pasar Kanjengan diperpanjang sampai 27 Januari 2018.

‘’Kedua kontraktor dua pasar itu mengajukan perpanjangan dan siap menyelesaikan pekerjaan 100% karena takut di-blacklist. Mereka siap (membangun) pakai dana sendiri. Jadi daripada di-blacklist, mereka siap menyelesaikan dengan dana sendiri,’’ Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto ujar, Selasa (16/1).

Fajar memastikan, setelah perpanjangan waktu kontraktor tidak bisa menyelesaikan 100% pekerjaan sesuai yang dijanjikan, maka kedua kontraktor tersebut akan di-blacklist. Dimana jika di-blacklist, maka perusahaan kedua kontaktor itu tidak akan bisa mendapatkan pekerjaan selama dua tahun anggaran.

“Selain itu, selama perpanjangan waktu juga tetap dikenai denda 1/1000 per mil dari nilai kontrak,” imbuhnya

Namun, sebaliknya bagi Pemkot Semarang dengan adanya pekerjaan diselesaikan 100%, maka kegiatan tahap berikutnya tidak akan terganggu. Misalnya, yakni relokasi pedagang Pasar Simongan dari tempat penampungan ke pasar baru tetap bisa dilakukan secepatnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *