ASN Dilarang Foto Bersama Paslon

SEMARANG (Asatu.id) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk mengunggah foto bersama pasangan calon (paslon) yang bersaing pada Pilkada atau Pilgub Jateng di media sosial (medsos).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga netralitas ASN pada Pilkada atau Pilgub Jateng 2018.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sri Puryono, menyebutkan larangan itu diterapkan sesuai dengan UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan UU No 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota.

“Sanksi akan kami terapkan secara tegas jika ASN kedapatan memasang spanduk calon, menghadiri deklarasi, menggunggah foto di medsos terkait keberpihakan dengan salah satu pasangan calon,” ujarnya.

Begitu juga kalau mereka menghadiri ulang tahun partai atau agenda kampanye (terkena sanksi),” ujar Puryono saat menggelar rapat koordinasi bersama ASN di lingkungan Pemprov Jateng di Hotel Patrajasa, Semarang, Selasa (16/1).

Puryono menyebutkan saat ini ada sekitar 343.899 ASN yang tersebar di 35 kabupaten/kota di Jateng. Dari jumlah itu, 43.000 ASN di antaranya bekerja di lingkungan Pemprov Jateng.

Puryono berharap dengan adanya pelarangan keberpihakan terhadap paslon itu bisa membuat ASN bersikap netral dan profesional selama Pilkada atau Pilgub Jateng 2018,” pungkasnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *