Kepala BKD Jateng: ASN Tak Netral, Kena Sanksi

SEMARANG (Asatu.id) – Netralisasi aparatur sipil negara (ASN) terhadap pasangan calon (paslon) pemilihan gubernur (pilgub) Jateng 2018 diatur dalam Undang-Undang. Hal tersebut dilakukan supaya tidak ada ASN yang menggunggah foto bersama Paslon di media sosial.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jateng, M Arief Irwanto mengatakan ASN yang terbukti tidak bersikap netral akan mendapat sanksi sesuai Peraturan Pemerintan (PP) No 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS.

“Aturannya sudah jelas. Intinya saat ini semua mendapat lampu merah [pelarangan]. Jangankan mengunggah foto, memberikan tanda like pada status medsos paslon saja enggak boleh,” ujarnya kepada Asatu.id, di Semarang, Selasa (16/1).

Sementara itu, Ketua Bawaslu Jateng, Fajar SAKA, mengakui jika pelaksanaan Pilkada atau Pilgub Jateng berpotensi memunculkan keterlibatan ASN. Terlebih lagi, salah satu bakal paslon merupakan petahana, yakni Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

“Beberapa langkah sudah dilakukan Bawaslu dengan berkoordinasi bersama kepolisian. Kita pastikan bahwa ASN harus netral. Mereka dilarang pasang foto bersama, dan comment like dan share di medsos,” pungkasnya. (is)

 

 

 

9

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan