Undip Berduka, Dua Guru Besar Tutup Usia

SEMARANG (Asatu.id) – Profesor Sudarmanto Jatman, Guru Besar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di RSUP Dr Kariadi Semarang, Sabtu (13/1) pukul.17.00 WIB. Hanya berselang sehari Undip harus kembali berduka, pakar Neonatologi Prof Dr dr Muhammad Sholeh Kosim SpA(K) tutup usia pada usia 67 tahun.

Prof Darmanto meninggal hari ini, Senin (15/1), di RS Kariadi, karena sakit. Dikabarkan almarhum sebelumnya mengalami sakit stroke sejak lama. Kemudian masuk rumah sakit sejak 3 Januari 2018 karena kondisi drop, ada infeksi kandung kemih.

Almarhum mengajar di Fakultas Psikologi mata kuliah Psikologi Sosial dan mengajar di Fakultas Fisip dan Fakultas Ilmu Budaya Undip. Beliau adalah guru besar pertama dari Fakultas Psikologi Undip.

Prof Darmanto Jatman meninggal pada usia 75 tahun. Selain akademisi, dia juga dikenal sebagai sastrawan dan budayawan. Bahkan, almarhum menurunkan darah seninya kepada anak-anaknya, yaitu Omi Intan Naomi (penyair wanita angkatan 2000 versi Korrie Layun Rampan), Abigael Wohing Ati, Bunga Jeruk Permata Pekerti, Aryaning Aryo Krishna, dan Gautama Jatining Sesami.

Wakil Rektor II Undip Dr Darsono saat melepas jenazah mengatakan almarhum Prof Darmanto Jatman adalah contoh teladan yang patut dicontoh. “Kita kehilangan seorang guru, sahabat dan teman semoga almarhum diterima amal ibadahnya dan diampuni segala dosanya serta mendapatkan sebaik-baik tempat di sisiNya,” katanya. (is)

 

43

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan