Pegiat Wisata Dorong Bandarharjo Jadi Pusat Mangut

SEMARANG (Asatu.id) – Sebagai bentuk langkah nyata untuk meningkatkan jumlah pariwisata ke Kota Semarang, Pegiat Wisata Semarang mendukung ide Walikota Semarang Hendrar Prihadi untuk mengubah kawasan Bandarharjo menjadi sentra kuliner dengan menu utama mangut kepala ikan manyung.

Koordinator Pegiat Wisata Semarang, Gus Wahid mengatakan, dengan menjadinya Bandarharjo sebagai sentra kuliner mangut kepala ikan manyung akan memiliki multiflyer effect ,di mana masyarakat sekitar dapat terberdayakan. Dengan nanti dibukanya sentra kuliner ini, warga sekitar dapat ikut memanfaatkan untuk menambah pendapatan keluarga.

“Terlebih, mangut kepala ikan manyung ini hanya dapat ditemui di Semarang. Secara sosial ekomonis, taraf hidup warga tentunya diharapkan juga akan meningkat,” ujarnya, Minggu (14/1).

Dia menambahkan, sebelumnya, kawasan tersebut dikenal sebagai kawasan yang kurang rapi, terkesan kumuh serta dikenal rawan kriminalitas. Tanggung jawab Pemkot untuk mewujudkan sentra kuliner mangut, tentunya harus diimbangi dengan membangun kesadaran warga sekitar untuk menyukseskan kehadiran destinasi wisata baru bidang kuliner ini.

“Pembangunan infrastruktur jalan, serta titik sentra menikmati masakan ini, juga harus disiapkan. Bersyukur jika lokasinya nanti berada di spot yang sangat menarik, seperti di pinggir pantai atau pun lokasi lainnya yang mengundang wisawatan untuk penasaran lalu datang membuktikan,” imbuhnya.

Pemkot, menurutnya, juga harus mampu mengubah kawasan kumuh termasuk pola pengolahan manyung, cara memasak hingga lokasi, menjadi lebih baik. Jangan sampai ide luar biasa Walikota Semarang ini menjadi blunder karena justru wisatawan mendapati sentra pengolahan ikan manyung yang kotor, kumuh dan tidak higienis.

“Karenanya itu, sebelum ide sentra kuliner terwujud, pelatihan bagaimana mengolah bahan makanan ini menjadi sehat, higienis dan layak jual harus dilakukan kepada para warga perajin dan pengolah ikan mangut, Agar nantinya bisa didapat sebuah output yang maksimal dalam mendatangkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara,” tukasnya. (is)

23

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan