BEI Semarang Latih Investor Muda Soal Pasar Modal

SEMARANG (Asatu.id) – Sebagai upaya meningkatkan minat masyarakat untuk belajar mengenai pengenalan saham, Bursa Efek Indonesia (BEI) Semarang melakukan pelatihan mengenai pasar modal bagi para pemula yang ingin menjadi investor.

Kepala BEI Semarang Fanny Rifqi menuturkan, masyarakat, khususnya Kota Semarang, sangat antusias mempelajari saham. Mereka ingin mempelajari serta memahami bagaimana menjadi investor pemula.

“BEI terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan minat masyarakat, mempelajari tentang jual beli saham. Bagaimana cara menjadi investor yang hebat, serta memilih saham yang potensial untuk dijual kembali,” ujarnya (12/11).

Sementara itu, untuk perkembangan saham di Kota Semarang terus alami peningkatan, khususnya kaum muda generasi milenial yang melek akan investasi dan ingin belajar bagaimana cara mengelola saham dengan baik.

Untuk pertumbuhan investor di Semarang juga cukup menggembirakan. Ini terlihay dari peningkatan signifikan yang mencapai 15 sampai 20% dari 13.000 investor menjadi 15.000 investor yang aktif melakukan jual beli saham.

“Kecenderungan masyarakat Semarang memang masih banyak orang yang takut untuk memulai menjadi investor, namun sering perkembangan jaman masyarakat sudah semakin pandai mengelola keuangan untuk investasi dengan membeli saham,” tuturnya.

Upaya edukasi kali ini adalah menambah investor aktif dari Indonesia. Di mana saat ini dari total penduduk Indonesia hanya sekitar 1% yang aktif menjadi investor.

Fanny berharap masyarakat Kota Semarang lebih aktif lagi, dan memulai menjadi investor meskipun dengan modal yang tidak begitu besar. (is)

54

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan