Walikota Dukung Kampung Tematik Mangut Bandarharjo

SEMARANG (Asatu.id) – Seusai blusukan ke sentra pengolahan ikan asap di Bandarharjo, Semarang Utara, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengumpulkan sejumlah warga dan tokoh masyarakat untuk berdiskusi, Jumat (12/1).

Walikota Semarang mendukung  pengembangan kampung tematik bandeng asap atau mangut di Kelurahan Bandarharjo. Salah satu bentuk dukungan itu dengan kredit Wibawa (Wirausaha Bangkit jadi Juara). Melalui kredit dengan bunga ringan ini, Walikota ingin kampung tematik mangut bisa lebih cepat berkembang.

“Jadi kredit Wibawa itu wirausaha bangkit jadi juara. Tadi ketua koperasi di pengasapan ikan tidak mengetahui kredit Wibawa,” ujar Hendi usai kegiatan blusukannya di Kampung Mangut Bandarharjo. Dirinya kemudian memerintahkan jajarannya untuk menyosialisasikan kredit ini kepada para pengusaha ikan asap.

Hendi menjelaskan, kredit ini merupakan kredit dengan bunga yang rendah, yakni 3 persen per tahun. Kredit ini dikatakannya, adalah kredit dengan bunga paling rendah di Indonesia.

“Dulu diberi bantuan hibah bergulir, tapi tidak digulirkan. Kini bantuan diberikan secara professional. Syarat sederhana, kelompok usaha kecil harus punya IUMK,” ujarnya.

“Untuk yang tanpa agunan Rp 5 juta. Pakai agunan Rp 50 juta. Nanti bisa ditingkatkan lagi. Kalau anda profesional saya kira ini sangat membantu usaha” imbuhnya. (is)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *