Uang Jasa Pengumpulan SPPT Dinaikkan 100 Persen


SEMARANG (
Asatu.id) – Sebagai salah satu langkah merealisaikan target pendapatan asli daerah (PAD) tahun ini, Pemkot Semarang akan meningkatkan uang jasa penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Tahunan (SPPT) kepada ketua RT dan RW dua kali lipat. Hal itu disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang A Yudi Mardiana, Kamis (11/1).

“Uang jasa yang sebelumnya sebesar Rp 500 per lembar untuk RT menjadi Rp 1000 dan Rp 600 per lembar untuk RW naik menjadi Rp 1.200. Ini salah satu strategi kami dalam meningkatkan kinerja rekan-rekan RT dan RW dalam menyampaikan SPPT,” ujarnya.

Yudi menambahkan, di tahun ini, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang menargetkan perolahan PBB sebesar Rp 376 miliar. Target ini naik 12,5 persen dari tahun lalu yang mencapai Rp 335 miliar. Di tahun 2017 sendiri, PBB berhasil menyumbang Rp 347 miliar atau 103,9 persen dari target dimana ada kelebihan perolehan PBB sekitar Rp 12 miliar.

“Kelurahan Pekunden merupakan daerah yang berhasil merealisasikan PBB terbanyak secara nominal dengan angka Rp 9,633 miliar. Sedangkan Kelurahan Tambangan merupakan daerah dengan realisasi SPPT terbanyak yang mencapai 2.545 buah,” imbuhnya.

Selain itu, Bapenda juga memberikan bebas pajak bagi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang Nilai Jual Objek Pajaknya (NJOP) di bawah Rp 130 juta.

Sedangkan kriteria dari program yang dibawahi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang ini adalah bagi PBB yang terdapat bangunan rumah di atasnya.

“Jika NJOP di bawah Rp130 juta tetapi hanya berupa tanah maka tidak termasuk kriteria dan tetap harus membayar pajak PBB,” tukasnya. (is)

 

9

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan