Dua Kontraktor Di-’Blacklist’ Pemkot

SEMARANG (Asatu.id) – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Iswar Aminuddin menyatakan dua kontraktor di lingkup DPU Kota Semarang dipastikan di-blacklist. Hal tersebut dilakukan karena kedua rekanan tersebut tidak menyelesaikan pekerjaannya dengan baik.

“Dua kontraktor tersebut adalah PT Dipo Mulyo Mas dan PT Dinamika Persada Sehati. Proyek yang dikerjakan adalah pedestrian dan saluran air di Jalan Indraprasta dan yang kedua yang menggarap peningkatan Jalan Gotong Royong,” ujar ISwar, Kamis (11/1).

Walaupun kontraktor berjanji menyelesaikan pekerjaan dengan syarat terkena pinalti, pihaknya menolak karena dinilainya kontraktor tidak memiliki komitmen yang kuat. Itu dilihatnya dari dari minimnya tenaga kerja yang dikerahkan dalam pengerjaan proyek.

“Hingga batas waktu pengerjaan pedestrian Jalan Indrapasta hanya rampung 90 persen. Sedangkan pengerjaan Jalan Gotong Royong hingga deadline berakhir hanya rampung dalam progres 48 persen,” imbuhnya.

Iswar menambahkan manajemen PT Dinamika Persada Sehati sama sekali tidak mau mengambil bea penyelesaian pekerjaan yang sudah dirampungkan tersebut. “Jadi memang ada skema untuk menerima pembayaran sebesar prosentase yang sudah diselesaikan. Jika rampung 48 persen ya akan kami bayar sebesar itu dari total anggaran yang ada,” katanya.

Pihaknya sangat berharap, agar seluruh rekanan DPU serius dan berkomitmen dalam menyelesaikan seluruh pengerjaan infrastruktur di kota ini. “Terlebih Pak Wali (Hendrar Prihadi-red) sudah berkali-kali mewanti-wanti agar seluruh dinas dan rekanan bersama-sama bersinergi membangun bersama kota ini,” tukasnya. (is)

 

53

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan