AMDK CEVA Resmi Dipasarkan

SEMARANG (asatu.id) – Jawa Tengah kini memiliki produk air mineral dengan merek Ceva yang merupakan kependekan dari Central Java.

Peluncuran Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Ceva dilangsungkan di halaman Grhadhika Bhakti Praja, Minggu (7/1).

Direktur Utama Perusahaan Daerah Citra Mandiri Jawa Tengah (PD CMJT) Agung Rochmadi ST MM menyampaikan, Ceva sudah mengantongi sertifikat makanan dalam negeri dari BPOM, HAKI, dan Standar Nasional Indonesia (SNI).

Agung menerangkan, produk Ceva merupakan hasil kerja sama co branding Provinsi Jawa Tengah yang dikelola PD CMJT dengan PT Bayu Aji Nusantara Industri.

Ceva diproduksi di pabrik Bayu Aji Nusantara Industri yang memiliki sumber mata air, yang berlokasi di Desa Muncul Banyubiru Kabupaten Semarang. Sedangkan distribusi dilakukan oleh PD CMJT.

Agung memilih PT Bayu Aji Nusantara Industri sebagai partner didasarkan pada tiga pertimbangan.

Yang pertama karena PD CMJT sudah bekerja sama selama lebih dari tiga tahun untuk menyediakan air bersih di hotel dan tempat pariwisata.

“Kedua, Bayu Aji adalah industri yang dimiliki oleh putra Jawa Tengah. Dan ketiga, memiliki sumber mata air yang cukup besar. Debitnya 1.150 liter per detik,” terangnya.

Ditambahkan, Ceva hadir dengan tiga kemasan. Yakni, cup, botol, dan galon. Pihaknya berharap, instansi di Jawa Tengah menggunakan Ceva agar bisa berkontribusi pada pendapatan daerah.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Dr Ir Sri Puryono KS MP mendukung produk air minum Ceva.

Dia mendorong agar seluruh instansi pemerintah Provinsi Jawa Tengah, BUMD, BLUD dan bank milik pemerintah Jawa Tengah menggunakan air tersebut. Namun,di sisi lain dia juga berpesan agar kualitas terus dijaga.

“Pak Agung tolong dijaga kualitasnya. Dijaga betul mengenai distribusinya. Jangan sampai sudah banyak yang pesan, tahu-tahu stoknya kurang. Jadi kualitas, kuantitas dan kontinyuitasnya tetap dijaga. Ini saya pesankan kepada Pak Agung dan juga manajemen AMDK Ceva,” tandasnya.

Sri Puryono berharap PD CMJT tidak tidak mengalami kesulitan dalam mengembangkan produk Ceva, agar dapat memberikan kontribusi pendapatan bagi daerah.

Apalagi, sumber air di Jawa Tengah yang menjadi bahan baku utama air minum dalam kemasan, tersedia cukup banyak di Jawa Tengah.

45

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan