Normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur Dimulai

SEMARANG (asatu.id) – Sebagai langkah penanggulangan banjir di wilayah timur Kota Semarang, normalisasi Banjir Kanal Timur segera dimulai. Hal tersebut ditandai dengan groundbreaking yang terselenggara hari ini, Jumat (5/1).

Nampak dalam groudbreaking Gubernur Ganjar Pranowo, Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, dan Kepala BBWS Pamali Juwana Ruhban Ruzziyatno.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, pemerintah provinsi terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah kota dalam pengentasan penanggulangan masalah banjir, yang kerap kali datang saat musim penghujan di beberapa kota, yakni Semarang dan Pekalongan.

“Kita terus berkerja sama antara pemerintah pusat, provinsi dan kota untuk menyelesaikan ini. Harapannya segera bisa mengendalikan banjir di wilayah timur, seperti di Banjir Kanal Barat,” ujarnya.

Ganjar menerangkan, normalisasi BKT merupakan langkah yang terintegrasi dengan penyelesaian rob di Kota Semarang.

“Kemarin beberapa minggu lalu juga sudah kami sampaikan ke Pak Mentri PU dan Pak Presiden terkait penyelesaian rob di beberapa wilayah. Minggu lalu juga sudah ada penandatanganan kontrak penyelesaian rob di Pekalongan. Semua berjalan terintegrasi tentunya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala BBWS Pamali Juwana Ruhban Ruzziyatno menyebutkan, proyek akan dilaksanakan selama 720 hari. Dari 27 Desember ini hingga 16 Desember 2019.

Di tahap pertama ini  normalisasi BKT memakan biaya Rp 485 miliar dengan menggandeng, tiga kontraktor yakni tahap 1, Nindya karya – Bumi Karsa KSO tahap 2, Jaya Konstruksi – Indotekhnik  dan tahap 3, Basuki – Hidup Indah KSO.

“Untuk panjang sungai yang dinormalisasi tahap 1, y akni 6,7 kilometer mulai dari Jembatan Majapahit hingga ke hilir, yakni kawasan Tambak Lorok. Sementara tahap kedua, dimulai dari Jembatan Majapahit sampai Pucang Gading dengan panjang 7,9 kilometer sehingga jika ditotal normalisasi BKT mencapai 14,6 kilometer,” katanya. (is)

 

 

56

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan