5 lagu Koes Plus yang paling populer di masyarakat

SEMARANG (asatu.id) – Dunia musik Tanah Air berduka dengan berpulangnya Yon Koeswoyo pada Jumat (5/1). Vokalis grup band legendaris Indonesia yakni Koes Plus, amat terkenal di zamannya pada tahun 70-80an. Di seluruh pelosok negeri, orang-orang gemar mendengarkan lagu-lagu hasil karya mereka.
Koes Plus bisa dibilang sebagai band terbesar di Indonesia. Bahkan, mereka juga dianggap sebagai tonggak dari industri musik Indonesia. Mereka hidup lebih lama dibandingkan dengan kelompok musik The Beatles. Penggemarnya sendiri masih setia sampai saat ini untuk memperdengarkan lagu-lagu dari Koes Plus.
Selain itu, Koes Plus juga menciptakan banyak lagu dengan berbagai genre mulai dari dangdut hingga keroncong. Karena itulah, lagu-lagu mereka masih mengena di hati masyarakat luas.
Untuk mengenang Yon Koeswoyo dan bernostalgia dengan lagu-lagu mereka, yuk intip apa saja lagu yang lagendaris dari Koes Plus.

1. Kolam Susu
“Bukan lautan hanya kolam susu Kail dan jalan cukup menghidupimu Tiada badai tiada topan kau temui Ikan dan udang menghampiri dirimu”
“Kolam Susu” merupakan lagu lagendaris Koes plus yang banyak diingat orang sampai sekarang. Terinspirasi dari kekayaan laut Indonesia, Koes Plus meliris lagu tersebut pada tahun 1973.
2. Kisah Sedih di Hari Minggu
“Sabtu malam ku sendiri, tiada teman kunanti,” merupakan sepenggal lirik dari lagu Koes Plus yang berjudul “Kisah Sedih di Hari Minggu”.
Tembang lagu lawas ini, mengingatkan banyak orang tentang kenangan masa muda. Walaupun telah di-cover oleh Marshanda, lagu milik Koes Plus ini masih melekat kuat pada ingatan banyak orang.
3. Why Do You Love Me
Penggalan lirik “Why Do You Love Me” yang dinyanyikan Yon Koeswoyo pasti mengena dalam ingatan anak muda di era 70-80an.
Tembang lagu mellow tentang percintaan itu ternyata pernah pernah masuk pada jajaran tangga musik teratas di Australia pada tahun 70-an. Selain Indonesia, lagu ‘Why Do You Love Me’ juga dikabarkan terkenal hingga ke Malaysia dan Singapura.
4. Bunga di Tepi Jalan
“Suatu kali kutemui bunga di tepi jalan.. Siapa yang menanamnya tak seorangpun mengira..”
Siapa yang tak kenal dengan lantunan lagu dari ‘Bunga di Tepi Jalan’? Mungkin sebagian orang mengingat lagu ini dibawakan oleh band Sheila On 7. Sebenarnya, asal lagu ini diciptakan pertama kali oleh Koes Plus. Walaupun di-cover oleh Sheila ON 7, tetap saja lagu itu masih teringat kuat pada ingatan masyarakat.
5. Cubit-cubitan
“Cubit-cubitan ohh.. cubit-cubitan” awal lirik pada lagu Koes Plus satu ini pasti sangat kuat diingat oleh para penggemar Koes Plus hingga penggemar dangdut.
Lagu melayu ini ternyata petama kali dipopulerkan oleh Koes Plus dan pernah dibawakan kembali oleh penyanyi Elvy Sukaesih. Sampai sekarang pun, lagu ini masih dibawakan dalam acara dangdut dan tetap menghibur masyarakat luas.

23

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan