Togel Merebak, FPKS Minta Pemkot Bertindak Tegas

SEMARANG (asatu.id) – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Kota Semarang meminta Pemerintah Kota Semarang tegas terhadap praktek togel yang semakin merebak. Hal ini disampaikan Suharsono, Ketua Fraksi PKS Kota Semarang, dalam rangka memberikan laporan hasil reses masa sidang ke 3 tahun 2017.

Menurut Suharsono, banyak laporan bahwa judi togel yang telah dilarang kembali merebak di berbagai wilayah di Kota Semarang. Masyarakat meminta agar yoyel dihilangkan karena sangat meresahkan.

“Banyak aduan dari warga saat reses kami lakukan. Judi togel ini kembali merebak dan beroperasi, untuk itu kami minta pemkot tegas dan melakukan pemeriksaan di berbagai wilayah,” ujarnya, Jumat (5/1).

Dia menambahkan praktek togel semakin hari semakin bertambah dan bahkan dilakukan terang-terangan di ruko-ruko yang mirip dengan counter handphone. Dia meminta masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak terkait apabila menemukan praktek togel tersebut.

“Menurut laporan warga juga, sekarang praktek togel ini justru semakin berani terbuka di kampung-kampung. Jika tidak dibubarkan bisa berdampak negatif,” imbuhnya.

Untuk mencegah konflik sosial, Suharsono berharap pemerintah tegas untuk membersihkan. Selain itu, masyarakat diminta partisipasinya lewat keberanian untuk melaporkan judi togel kepada RT/RW atau pihak terkait setempat,” ucapnya.

Selain itu Fraksi PKS dalam laporan resesnya juga memberikan catatan kepada Pemkot Semarang diawal tahun 2018, di antaranya adalah adanya minimarket modern yang menyalahi Perda Pasar Modern.

“Banyak mini market yang hanya berjarak 100 m dengan minimarket yang lain, bahkan bersebelahan, padahal dalam perda jarak minimal antara mini market adalah 500 m,” lanjutnya.

FPKS dalam laporan ini juga meminta Pemkot meningkatkan Jam operasi BRT hingga pukul 21.00 WIB dalam rangka meningkatkan layanan kepada masyarakat. (is)

 

 

20

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan