Bulan purnama akan picu rob di pantura

SEMARANG (asatu.id) Stasiun Meteorologi Maritim, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kota Semarang mengimbau masyarakat yang berada di kawasan Pantura untuk lebih waspada dan berhati-hati terhadap meningkatnya ketinggian air laut yang bisa lebih tinggi dari biasanya.

Imbauan tersebut berkaitan dengan fenomena alam Supermoon yang dikhawatirkan akan menyebabkan air laut lebih tinggi dari bisanya. BMKG memprediksi jika pasang air laut atau rob akan terjadi di kawasan pesisir utara Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim BMKG Kota Semarang Retno Widyaningsih menuturkan, akibat dari terjadinya fenomena tersebut diperkirakan akan terjadi kenaikan rata-rata pasang air laut 60 sentimeter.

“Masuk di permukiman warga atau tidak, itu tergantung sanitasi masing-masing wilayah. Jika jarak bulan lebih dekat, bisa mengakibatkan air laut pasang,”  ujarnya, Rabu (3/1).

BMKG memprediksi pasang air laut atau rob akan terjadi di kawasan pesisir utara Jawa Tengah, termasuk Kota Semarang, antara tanggal 1 hingga 4 Januari 2018 dan 29 Januari sampai 2 Februari 2018. Hal tersebut dipicu adanya fenomena Bulan Purnama yang terlihat lebih besar dari biasanya, atau biasa disebut Supermoon.

Retno menjelaskan pasang air laut  bisa dihitung berdasarkan bulan mengelilingi bumi dan bumi mengelilingi matahari. “Ketika bertemu dalam satu garis, pasti akan mengakibatkan air laut pasang tinggi,” pungkasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *