Temu Kencono, Jamu Rumahan yang Berinovasi Saingi Jamu Modern

SEMARANG (asatu.id) – Jamu merupakan minuman penyembuh dan penjaga kesehatan tradisional asli Indonesia. Di tengah perkembangan industri farmasi yang kian pesat jamu mulai ditinggal pasien, karena dianggap memyembuhkan penyakit dengan waktu yang lebih lama dibandingkan obat-obatan modern. Meski demikian, obat herbal sebenarnya lebih baik digunakan, karena tidak menimbulkan efek samping.

Temu kencono adalah sebuah industri jamu rumahan yang berada di Kecamatan Gunung Pati. Mereka memproduksi berbagai macam jamu seperti jamu kumis kucing, temulawak, daun kenci dan berbagai macam jamu lainnya yang bahan-bahan herbalnya ditanam sendiri di halaman rumah.

Menurut Sani, pengelola Temu kencono, usahanya  dimulai sejak 1995 hingga sekarang. “Dahulu usaha kami berbentuk PT, namun karena ketatnya persaingan usaha membuat usahanya kian surut dan sekarang hanya bisa menjadi industri rumahan,” ucapnya kepada asatu.id,  di Semarang, Rabu (3/1).

Ia menambahkan, berbagai macam kendala menjadi penghalang usahanya seperti sulitnya mencari bibit dan kurangnya ada perhatian dari pemerintah untuk mempromosikan jamu herbal. Selain itu, trend jemu juga tiap tahun berubah-ubah, saat ini jamu yang terkenal berbahan dari gulma setelah sebelumnya dari kulit buah.

Inovasi baru terus dikembangkan Temu Kencono agar dapat bersaing dengan obat modern. “Ke depan kami akan membuat kafe, di mana produk-produk yang kami jual adalah minuman kesehatan herbal seperti jamu, wedang uwuh, jahe, temulawak dan sebagainya,” tambah Sani.

Perlu adanya perhatian yang serius dari pemerintah dan seluruh stakeholder agar jamu tradisional dapat berkembang dan menjadi alternatif pengobatan bagi masyarakat, terlebih bahan-bahannya murah dan mudah kita jumpai di halaman rumah. (Kurnia)

 

 

 

 

 

 

83

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan