Oknum PNS Main Suap, Ganjar Siap Tindak Tegas

SEMARANG (asatu.id) – Pendidikan saat ini sedang menjadi perhatian serius pemerintah, khususnya di Jawa tengah. Hal ini dibuktikan, dengan pemberian anggaran bagi sektor tersebut  dengan tujuan para pemuda bisa menjadi harapan daerahnya.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo kepada asatu.id mengatakan, setiap guru menjaga kinerja yang sudah dicapai selama ini, karena mutu pendidikan provinsi Jateng dinilai cukup baik dengan menghasilkan lulusan mumpuni.

“Saya tegaskan guna memacu dunia pendidikan agar lebih maju, pemerintah terus melakukan berbagai upaya dengan mengeluarkan anggaran untuk tahun 2018 sebesar Rp 792 miliar yang akan tersebar di 35 kabupaten/kota bagi SMA atau SMK,” tegasnya Selasa (2/1).

Ganjar melanjutkan, selain memberikan anggaran Pemprov juga menekan adanya praktik suap di kalangan PNS untuk naik jabatan. Untuk itu, kini pemerintah menggunakan pola seleksi terbuka bagi guru yang ingin menjadi kepala sekolah.

Menurut gubernur, seleksi terbuka akan memberikan kesempatan bagi semua guru yang ingin naik jabatan tanpa perlu menyuap pejabat terkait. “Saya akan tindak tegas oknum PNS yang melakukan suap jabatan,” paparnya.

Terkait banyaknya pengaduan mengenai sekolah yang masih bayar, politisi PDIP ini mengatakan hanya ada empat kabupaten mendapat bantuan dari Pemprov, yakni Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Boyolali serta Kabupaten Kudus.

“Kami tak akan memberi ampun kepada PNS yang melakukan suap jabatan, jika terbukti tertangkap saya akan tindak tegas sesuai peraturan yang berlaku,” pungkas Ganjar. (is)

31

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *