Etnic Festival Gandeng Komunitas Kota Semarang

SEMARANG (asatu.id) – Etnic Festival LAcom kembali di gelar untuk kali ke empat. Acara yang diselenggarakan di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang ini menghadirkan berbagai komunitas dan juga mahasiswa se-Kota Semarang yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), Sabtu (30/12).

Pada pembukaan acara Etnic Festival LAcom dibuka dengan pertunjukan live musik etnik oleh seniman asal Yogyakarta dan Semarang. Selain itu, juga terdapat live mural, lukis, pameran senirupa, hingga fotografi.

Ketua panitia Rikko Anantyo menuturkan bahwa Etnic Festival bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran pemuda-pemudi dengan kesenian etnik.

“Generasi milenial sekarang kurang meminati dengan kesenian yang berbau etnik maka dari itu harapan kami ingin menunjukan dan mengajak mereka untuk mengenal dan mencintai budaya etnik,” ujarnya, Sabtu (30/12) malam.

Acara yang dibuka untuk umum ini mayoritas dihadiri oleh para remaja serta mahasiswa kota Semarang yang tergabung dalam UKM, ada pula photocontest pada serangkaian acara yang di selenggarakan oleh LAcom.

“Memang semua teman-teman yang terlibat dari komunitas baik umum maupun dari kampus, mereka juga ada yang menampilkan pertunjukan seni tari, hingga menggelar diskusi seni malam ini,” pungkasnya.

47

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan