Tak Kunjung Rampung, Pedagang Pasar Simongan Mulai Khawatir

SEMARANG (asatu.id) – Para pedagang Pasar Simongan mulai cemas. Kecemasan tersebut tak lain karena merasa khawatir dengan pembangunan Pasar Simongan yang tak kunjung rampung.

Diketahui, proyek pembangunan Pasar Simongan dikerjakan oleh PT Dinamika Persada Sehati dari Kabupaten Pati dengan nilai kontrak Rp 5,451 miliar. Sedangkan waktu pengerjaan dimulai 18 Oktober sampai 26 Desember

.Berdasarkan pantauan, puluhan pekerja masih berkerja walaupun kontrak mereka harusnya sudah selesai pada Rabu (27/12). Para pekerja terlihat sibuk bekerja untuk pembangunan dinding, adapula yang mengerjakan lapak untuk pedagang.

Salah Satu Pedagang, Feri sangat berharap Pasar Simongan segera rampung tahun ini dan bisa ditempati kembali oleh pedagang. Feri menambahkan, dirinya sudah menempati lapak sementara itu kurang lebih 10 bulan. “Kami sudah disini mulai Maret kemarin. Kondisinya ya seperti ini. Kalau hujan ya kadang air masuk ke kios,” ujarnya.

Ia mengaku, dijanjikan oleh lurah pasar bahwa tanggal 15 Januari 2018 mendatang sudah bisa pindah ke pasar yang baru. Meski dijanjikan sudah bisa pindah pertengahan bulan depan, namun para pedagang tidak yakin hal itu akan terjadi. Pasalnya, dari pembangunan pasar Simongan baru mencapai sekitar 50%.

“Sebelumnya waktu awal-awal pembangunan katanya akhir bulan ini (Desember) sudah pindah,”imbuhnya.

Sementara itu, kepala tukang pembangunan Pasar Simongan, Samsul Ma’arif menerangkan pembangunan tidak akan selesai sampai akhir bulan Desember. Kalaupun dipaksakan, lanjut dia akhir bulan Januari baru bisa selesai.

Ia menambahkan, dirinya baru menangani pembangunan proyek Pasar Simongan baru tiga minggu ini. Sebelumnya ia mengaku pembangunan proyek Pasar Simongan tersebut dikerjakan mandor lain. aya dipangil untuk menyelesaikan ini sampai akhir bulan, tapi saya jawab saya tidak sanggup karena pekerjaan masih terlalu banyak,” tukasnya. (is)

 

27

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan