Objek Wisata Bakal Dibanjiri Pengunjung hingga  Awal Januari

SEMARANG (asatu.id) – Dinas Budaya dan Pariwisata Kota Semarang mengimbau pengelola destinasi wisata di Kota Semarang agar mengantisipasi peningkatan pengunjung di liburan Natal dan Tahun Baru 2018. Di mana di tahun ini, liburan akan semakin panjang, mengingat bersamaan dengan liburan sekolah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Masdiana Safitri mengatakan pengelola destinasi wisata di Kota Semarang baik yang dikelola pemerintah maupun swasta agar menyiapkan segala sesuatunya untuk menjaga kenyamanan pengunjung di objek wisata.

“Kami mengimbau apengelola destinasi wisata menyiapkan sesgala sesuatunya, seperti dari sisi keamanan dan kenyamanan pengunjung. Terlebih saat ini masuk musim penghujan,” ujarnya, Rabu (27/12).

Ia menilai, sejak liburan Natal kemarin, terjadi kenaikan jumlah pengunjung signifikan mencapai hampir 10 kali lipat dari hari biasa. Prediksinya, peningkatan tersebut masih akan tetap berlanjut sampai awal Januari 2018 atau setelah Tahun Baru.

“Untuk upaya peningkatan keamanan, pengelola bisa menambah jumlah tenaga keamanan dan menempatkannya pada beberapa titik yang bisa dipakai untuk memantau lokasi wisata,” imbuhnya.

Sebelumnya, anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo mengingatkan, pemerintah dan aparat terkait agar bisa menjaga kondisivitas keamanan dan kelancaran lalu-lintas saat malam perayaan Tahun Baru dan objek wisata di Kota Semarang.

“Tak terkecuali keamanan dan kenyaman di obyek-obyek wisata untuk liburan warga masyarakat. Karena biasanya di liburan tahun baru, Objek wisata Semarang ramai dijunjungi wisatawan,” imbuhnya.

Dia menerangkan, keramaian di objek wisata baik tempat-tempat wisata kuliner, wisata alam, maupun wisata belanja dan lainnya harus diperhatikan oleh pemerintah dengan menempatkan petugas-petugas di lokasi wisata.

“Harus diperhatikan juga kelengkapan dan SOP di objek wisata, lalu penataan parkir, kemudian arus kelancaran lalu-lintasnya. Juga mal-mal dan pusat keramaiannya, perlu ditempatkan petugas agar masyarakat terlindungi,’’ paparnya. (is)

 

27

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan