Berikan Kemudahan Penjaminan Pembiayaan KUMKM Perum Jamkrindo Tekan MoU dengan LPDB-KUMKM  

SEMARANG (asatu.id) – Perusahaan Umum (Perum)  Jaminan Kredit Indonesia  melalui Divisi Penjaminan Syariah, melakukan teken Nota Kesepahaman dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) untuk Penjaminan (Kafalah) atas Fasilitas Pembiayaan skema Konvensional dan Syariah dari LPDB-KUMKM kepada KUMKM.

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Keuangan, Investasi dan Manajemen Risiko I. Rusdonobanu dan Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM , Braman Setyo. Disaksikan pula oleh Direktur Bisnis Penjaminan Perum Jamkrindo Amin Mas’udi.

I.Rusdonobanu mengatakan bahwa, penandatangan Nota Kesepahaman atas Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan skema Konvensional dan Syariah Perum Jamkrindo dan LPDB-KUMKM adalah untuk melengkapi kerjasama Perum Jamkrindo dan LPDB-KUMKM skema Penjaminan Pembiayaan Konvensional yang sudah dilakukan sejak tahun 2014.

Penandatanganan Nota Kesepahaman atas Penjaminan (Kafalah) Pembiayaan skema Syariah diharapkan mampu memberikan kemudahan dari aspek perkuatan modal bagi KUMKM berbasis Syariah.

Pembiayaan tentunya dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja masing-masing pengemban kepentingan baik peningkatan realisasi pembiayaan oleh LPDB-KUMKM.

Selain itu Perum Jamkrindo dalam kerjasama ini sebagai penyegaran Konvensional dan perluasan ke syariah dengan memberikan kesempatan dan peran bagi LPDB-KUMKM untuk memanfaatkan jumlah dan sebaran outlet atau jaringan Perum Jamkrindo untuk meraih potensi pengembangan KUMKM seluruh indonesia.

“Pelaksanaan Nota Kesepahaman ini  merupakan bentuk sinergi dalam mendukung para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya,” kata I. Rusdonobanu dalam sambutannya, Kamis (21/12).

Dalam menghadapi permasalahan KUMKM tersebut dibutuhkan peran semua pihak dalam rangka pertumbuhan KUMKM Nasional, kehadiran perusahaan penjamin kredit diharapkan dapat membantu serta menjadi pendamping KUMKM dalam mengakses pembiayaan dan pinjaman kepada perbankan / institusi keuangan.

Perum Jamkrindo paling terdepan dalam memperjuangkan dan membantu mengembangkan KUMKM yang usahanya (feasible) tetapi tidak Bankable dalam hal memberikan penjaminan kepada pengusaha KUMKM agar lebih layak mendapatkan pembiayaan dari institusi Keuangan.

“Misi Perum Jamkrindo adalah  melakukan kegiatan penjaminan bagi perkembangan bisnis KUMKM dan Koperasi  dengan memberikan pelayanan yang luas dan berkualitas untuk mendukung perkembangan perekonomian nasional,” jelasnya.

Perum Jamkrindo  saat  ini  berfokus pada perluasan pangsa pasar serta inovasi produk untuk menjaga sustainability Perusahaaan dalam menghadapi persaingan menuju perusahaan penjaminan terdepan dalam mendukung perkembangan perekonomian nasional.

Dari sisi kinerja keuangan, Perum Jamkrindo mencatat kinerja baik dalam hal mempertahankan pertumbuhan laba, asset dan ekuitas.

“Per Juni 2017, Perum Jamkrindo membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp.  787,14 Miliar dengan diiringi Total Aset sebesar Rp 14,15 Triliun dan  ekuitas sebesar Rp 11.10 Triliun,” katanya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *