Festival Oude Staad Direncanakan Launching Akhir Tahun

SEMARANG (asatu.id) – Sebagai salah satu langkah menghidupkan Kota Lama untuk menjadi salah satu spot destinasi wisata unggulan Kota Semarang,  Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) Semarang akan menggiatkan Festival Oude Staad.

Festival Oude Staad sendiri akan rutin dilaksanakan di Kawasan Kota Lama setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu dibuka pukul 18.00-22.00. Tepatnya di sepanjang Jalan Kepodang, atau belakang Gedung Galeri UMKM Kota Semarang.

‘’Kami berusaha minggu depan mulai jalan dulu soft opening, mudah-mudahan Festival Oude Staad Kota Lama Semarang secara resmi dilaunching bertepatan dengan malam pergantian tahun baru nanti,” ujar Ketua BPK2L Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, Minggu (17/12).

Hevearita menambahkan, di festival tersebut, selain bisa mendapatkan pengalaman kuliner unik dengan menikmati hidangan khas, pengunjung atau wisatawan juga akan dihibur dengan live music. Terlebih lagi juga akan diperoleh pengalaman unik yakni bersantap santai dengan suasana gedung-gedung kuno yang khas dan unik.

“Kami yakin Oude Staad akan menambah ramai Kawasan Kota Lama yang dimana ini juga kami siapkan menuju pengakuan Unesco sebagai kota warisan dunia,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan, festival ini juga dapat bersinergi dengan acara rutin dikampung Semawis, sehingga akan tercipta nuansa yang ikonik yakni Festival Oude Staad yang menampilkan suasana kolonial Belanda dan nuansa pecinan di Kampung Semawis.

Untuk kesiapan tempat parkir, pihaknya menerangkan Dinas Perhubungan telah menyiapkannya di Jalan Sendowo dan Jalan Branjangan.

“Jadi tidak akan ada PKL dan pengamen, sehingga masyarakat bisa menikmati. Kita terapkan konsep city walk nantinya,” tukasnya.

28

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan