Libur Panjang, Pemkot Diminta Antisipasi Mbludaknya Wisatawan

SEMARANG (asatu.id) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang meminta dinas-dinas dan pihak terkait untuk mengatisipasi liburan panjang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Hal tersebut karena, di liburan panjang tersebut, jumlah pengunjung objek-objek wisata di Kota Semarang dipastikan akan mengalami kenaikan.

“Harus diantisipasi. Keamanan, kenyamanan, dan kepuasan para pengunjung atau wisatawan baik lokal maupun mancanegara harus terjamin saat liburan di Kota Semarang.” ujarnya, Jumat (15/12).

Laser menambahkan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang selaku pengambil kebijakan, harus bisa menyiapkan apa saja yang akan disajikan untuk memberikan pelayanan berwisata bagi wisatawan yang datang ke Kota Semarang yang merupakan Ibukota Jawa Tengah ini.

“Pihak swasta seperti PHRI dan Asita serta lainnya, juga harus ikut menyiapkan service apa yang dapat diberikan kepada mereka. Jadi tidak hanya mengandalkan destinase MICE yang saat ini memang masih menjadi fokus pengembangan di Semarang. Lalu pihak hotel juga dapat membuat paket wisata lokal yang mungkin bisa dikerjasamakan dengan kabupaten/kota lain untuk dibikinkan paket wisata lintas area,” imbuhnya.

Laser menyebutkan, selain Dinas Pariwisata, dinas-dinas lain seperti Dinas Pekerjaan Umum juga harus berperan untuk mengantisipasi munculnya kendala wisatawan menuju ke tempat wisata dan selama di tempat wisata. Lalu juga ada Dinas Pendidikan yang bisa memberikan imbauan sekolah-sekolah agar mengarahkan anak didiknya untuk mengisi liburan dengan berpariwisata di objek wisata edukatif di Kota Semarang. (is)

 

 

24

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan