Pembangunan Gedung Parkir di Balaikota Terancam Tak Penuhi Target

SEMARANG (asatu.id) – Pembangunan gedung parkir di Balaikota Semarang masih menunjukkan progres 85 persen. Diperkirakan gedung parkir tersebut terancam tak mampu memenuhi target waktu yang  ditetapkan. Ini mengingat batas waktu proyek tersebut kurang 10 hari lagi. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Joko Santoso saat tinjauan lapangan ke proyek, Kamis (14/12).

Joko menambahkan, waktu pengerjaan yang harus selesai tanggal 25 Desember mendatang. Menurutnya, sangat sulit untuk kontraktor menyelesaikan proyek tersebut.

Dia memprediksi bangunan itu dimungkinkan akan mangkrak. Terlebih, persoalan muncul jika pengerjaan ini tidak selesai 100 persen, maka baru akan dapat dilanjutkan di tahun 2019. Padahal di tahun depan tidak dianggarkan sama sekali. Disayangkan jika gedung yang bernilai miliaran rupiah tersebut terbengkalai begitu saja.

“Saya melihat proyek gedung parkir tahap pertama tidak mungkin selesai,  tinggal 25 persen lagi. Ini waktu efektifnya tinggal 10 hari saja, progress masih 85 persen,” ujarnya.

Dijelaskan, rencananya gedung parkir ini akan menampung 1.000 sepeda motor karyawan dan tamu Balaikota Semarang. Begitu pula beberapa mobil dinas juga akan ditampung di sana nantinya jika sudah rampung. Anggaran yang dikucurkan untuk membangun adalah sebesar Rp 8,9 miliar dengan konstruksi empat lantai.

Sementara itu Kabid Penataan dan Pemanfaatan Ruang Distaru Beta Marhendriyanto menerangkan upaya percepatan yang dilakukan kontraktor pun telah dilakukan, di antaranya penambahan pekerja dan penambahan waktu kerja hingga pukul 12 malam.

“Untuk kendala yang dialami kontraktor, yakni hujan deras dan aktivitas kendaraan lalu-lalang di Balaikota, sehingga menyebabkan keterlambatan. Anggarannya sesuai kontrak lelang Rp 8,9 miliar dengan nilai pagu Rp 10 miliar,” tukasnya. (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *