Gerakan Literasi Menguat, Gerakan Membaca Lemah

SEMARANG (asatu.id) – Pergerakan media online atau media sosial berbanding terbalik dengan pergerakan masyarakat dalam membaca buku. Di Indonesia, media online tumbuh subur. Media sosial bergerak dengan cepat menjangkau siapa saja, sebaliknya gerakan membaca buku mulai melemah.

“Gerakan literasi makin menguat, seiring makin besarnya keinginan orang untuk mengungkapkan seluruh perasaan, kejadian, bahkan kebohongan untuk diunggah dan diterbitkan di halaman akun sendiri. Inilah dunia literasi yang berkembang pesat,” kata Ketua FKKG Jawa Tengah, Indra Kertati.

Penegasan Indra Kertati ini dilontarkan pada seminar dengan tema “Perempuan Literasi dan Media Sosial”, di Hotel Chanti , Semarang, Rabu (13/12). Seminar ini diselengarakan Forum Kesetaraan dan Keadilan Gender (FKKG) Jawa Tengah bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Jawa Tengah.

Menurut dia, seiring dengan meluasnya jangkauan media sosial di masyarakat. Dua kondisi yang saling bertolak belakang ini menggugah pikiran dan membayangkan betapa rakyat Indonesia makin maju dan melek aksara.

Namun jika ditilik dari data yang ada, lanjut dia, rata-rata lama sekolah di Jawa Tengah tahun 2016 baru mencapai 7,15 tahun. Sementara itu di kabupaten/kota, baru Kota Semarang dan Kota Surakarta yang memiliki rata-rata lama sekolah di atas 10 tahun dan terendah Kabupaten Blora, yaitu 6,18 tahun.

Indra mengatakan perempuan sesungguhnya memiliki peran strategis dalam mengembangkan gerakan literasi. Hal ini dilandasi semangat emansipasi dan perjuangan perempuan.

“Banyak tokoh perempuan, bukan hanya RA Kartini, yang mencontohkan literasi sebagai dunia memelekan aksara kepada para pihak. Perempuan berada di garda terdepan dalam membangun interaksi pikiran dan tulisan, karena dalam ranah domestik perempuan ditempatkan sebagai aktor yang mendidik anak melek aksara,” pungkasnya. (is)

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *