Roemah Difabel Gelar Pelatihan Penulisan Kreatif

SEMARANG (asatu.id) – Dalam rangka menumbuhkan bakat dan minat anggotanya, Komunitas Sahabat Difabel menggelar pelatihan penulisan kreatif, Jumat (08/12)

Pelatihan penulisan kreatif diberikan oleh Swita Amallia yang sudah terjun dalam dunia penulisan artikel selama 10 tahun di Jakarta.

Dalam penulisan kreatif dibagi menjadi dua bagian yaitu artikel online dan artikel konten kreatif.

“Ketika kita menulis artikel berita teknik yang digunakan adalah 5W+1H yaitu What, When, Where, Who, Why dan How. Bahasa yang digunakan harus singkat, padat dan jelas serta akurasi data,” jelas Swita Amallia di Roemah Difabel, Jln. MT. Haryono no. 266, Semarang.

Para peserta begitu antusias mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh Swita Amallia.

Jika kita menulis artikel konten kreatif, bisa lebih bebas. Tidak terpaku pada teknik. Bisa saja kita hanya menggunakan salah satu dari teknik 5W+1H. Misalnya kitq hanya memakai unsur Why-nya saja,” ungkap Swita yang juga Readaktur media online asatu.id.

Swita sapaan akrabnya begitu bersyukur karena ternyata informasi dari ia berikan sebagai pemateri diterima dengan sangat baik, bahkan cenderung aktif.

“Saya jadi tahu juga apa yang penting bisa dilakukan bersama teman-teman Komunitas Sahabat Difabel lewat menulis,” jelas Swita yang juga sebagai dosen UDINUS Semarang .

Pihaknya berharap akan ada kelanjutan pelatihan ini dan adanya konsisten dari para peserta. Sehingga bisa bersinergi untuk mengkampanyekan menulis tanpa batas, semua bisa menulis dan mendapatkan banyak peluang.

“Menulis sekarang bukan hanya sekedar hobi atau sarana untuk curhat. Tapi jika kita serius menekuninya bisa memberikan materi,” pungkas Swita.(Yeni Endah)

40

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan