Kemiskinan Masih Jadi Tantangan Jateng di 2018

SEMARANG (asatu.id) – Tingkat kemiskinan masih jadi tantangan dalam pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah dalam tahun 2018 mendatang. Hal tersebut disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jateng Hamid Ponco Wibowo.

Pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2017 “Outlook Perekonomian Jateng 2018” di Kantor Perwakilan BI Jateng Jalan Imam Bardjo Semarang, Selasa (5/12), Hamid mengatakan tingkat kemiskinan di Jateng berangsur-angsur turun signifikan.

Bahkan, pada Maret 2017 Jateng berhasil menjadi provinsi dengan jumlah penurunan penduduk miskin terbesar di Indonesia, termasuk juga tingkat pengangguran terbuka menujukan perbaikan dari tahun 2016.

“Meski demikian yang perlu di tekanan, tingkat kemiskinan masih relatif lebih tinggi dibandingkan angka nasional,” imbuhnya.

Sementara Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko mengungkapkan tersanjung atas optimisme yang disampaikan BI Jateng. Namun dia menegaskan masih mempunyai pekerjaan rumah (PR) untuk mengentaskan kemiskinan. (Isan)

15

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan