2017, DPRD Semarang Selesaikan 18 Perda

SEMARANG (asatu.id) – Menjelang tutup tahun 2017 ini, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang telah menyelesaikan 18 peraturan daerah (perda). Di mana sebelumnya, diawal tahun DPRD optimis sebanyak 22 perda dapat dibentuk.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi membenarkan, hingga saat ini DPRD Kota Semarang baru menyelesaikan 18 perda. Ia menambahkan, salah satu perda yang diselesaikannya adalah Perda APBD Kota Semarang tahun anggaran 2018.

“Kami akui 4 perda belum selesai hingga hampir berakhirnya tahun 2017 ini. Kami akan mendesak Badan Pembentukan Perda DPRD Kota Semarang untuk bekerja lebih keras lagi,” ujarnya, Rabu (6/12).

Kendati demikian, Supriyadi tetap optimis hingga berakhirnya tahun 2017 ini, DPRD bisa membahas dan mengesahkan setidaknya 20 raperda menjadi perda.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Semarang, Suharsono menambahkan, belum selesainya semua pembentukan 22 raperda karena padatnya agenda kegiatan dewan. Terutama karena jadwal dewan tersita untuk pembahasan APBD dan penyelesaian pembahasan raperda-raperda lain di pansus yang sudah disahkan.

Ia menambahkan, untuk raperda yang belum dibahas akan dimasukkan kembali dan dibahas pada tahun 2018. “Di antaranya Raperda tentang Perubahan Perda RTRW, Raperda tentang Eetribusi Parkir, Raperda tentang Penyelenggaraan Lalu-lintas dan Angkutan Jalan, dan lainnya akan dibahas kembali di 2018,” tukasnya. (is)

 

 

22

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan