Kolektif Seni Hysteria Ajak Kolaborasi Seniman dari Jepang

SEMARANG (asatu.id) – Kandang Bumi Burung adalah proyek seni ‘serial kandang’ yang diinisiasi Jun Kitazawa (Jepang) bersama Kolektif Seni Hysteria dan warga Bustaman di Semarang tahun ini.

Proyek pertama dari rangkaian ‘Seri Kandang’ ini terinspirasi dari hubungan antara manusia dan hewan di dalam budaya Indonesia.

Pada seri ini, Jun akan mencoba beberapa proyek untuk membangun kembali kandang yang dianggap telah membuat batasan antara manusia dan sesuatu yang dimiliki oleh mereka.

Melalui praktiknya, ia ingin mencari mekanisme simbiosis yang ideal dari masyarakat selain juga mencoba menggambarkan kekuatan yang tak nampak dan dimiliki secara tidak sadar oleh manusia dalam kehidupannya sehari-hari.

Jun Kitazawa adalah seniman berbakat, termasuk Influential Young Japanese Entrepreneurs under 30, dan 30 under 30 Asia pilihan Majalah Forbes. Informasi profile lengkap, silahkan cek kandangbumi.junkitazawa.com dan facebook.com/events/133964340649569/

Sedangkan untuk Kolektif Hysteria sendiri merupakan sekumpulan seniman multi disiplin yang mengelola kemungkinan-kemungkinan segar melalui riset perkotaan dan praksis artistik yang khas di Kota Semarang.

Lalu untuk Ikatan Remaja Bustaman, merupakan semacam karang taruna Kampung Bustaman yang kembali aktif sejak 2013 dan terus eksis dengan mengolah isu kampung dan kemandirian pemuda.

Ini juga merupakan ketiga kalinya Hysteria menerima dan atau berkolaborasi dengan seniman-seniman dari manca. Sebelumnya ada Carly Fern (Australia- Penta KLabs ‘Narasi Kemijen’), dan Liam Symth (UK- augmented reality tour vernacular heritage).

Acara ini akan diselenggarakan pada tanggal 2-3 Desember 2017, Sabtu-Minggu di Kampung Bustaman, Semarang. (Riska Fara)

14

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan