PSIS Datangi Balai Kota, Hendi Tegaskan Dukungan Penuh

SEMARANG (asatu.id) – Setelah kemenangan atas Tim Martapura FC dan memastikan satu tiket di Kancah Sepakbola tertinggi di Indonesia, Liga 1, PSIS Semarang melakukan aksi pawai bersama hampir ratusan suproter. Aksi pawai tersebut berlabuh di Balai Kota Semarang, Kamis (30/11).

Kedatangan punggawa PSIS ke balai kota tersebut disambut langsung Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Dalam pertemuan itu, wali kota yang akrab disapa Hendi ini memberikan bonus sebesar Rp 225 juta.

Uang bonus ratusan juta tersebut, selain dari uang pribadi orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, juga bonus dari hasil ‘saweran’ dari beberapa Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan para pengusaha rekan sejawatnya.

Wali Kota Hendi menyatakan, pemberian bonus ini merupakan jawaban dirinya bagi supporter pendukung, official dan pemain PSIS Semarang saat launching Tim Mahesa Jenar di Balai Kota Semarang beberapa waktu lalu.

Selain uang bonus, Wali Kota Hendi menyatakan juga memberikan fasilitas atau sarana transportasi berupa bis untuk digunakan oleh official maupun para pemain tim PSIS Semarang selama Kompetisi Liga 1 bergulir.

“Kita merasa sebagai warga Semarang ikut senang, ikut bangga dan tadi malam, kita dengan teman-teman di Pemkot Semarang, beberapa kawan, saweran. Ada sebesar Rp 225 juta yang akan saya serahkan,” ujarnya.

Selain itu, terkait sarana bis yang dijanjikan kepada PSIS jika mampu menuju Liga 1 Hendi menyatakan Hendi berkomitmen untuk segera menyiapkan sarana bis tersebut pada tahun depan.

“Sewaktu launching PSIS di balai kota saya pernah menyampaikan, kalau PSIS masuk ke Liga 1 maka kami berjanji akan siapkan bis. Kali ini kita sudah mendapatkan kabar, PSIS sudah masuk ke Liga 1. Jadi bis itu akan segera disiapkan pada tahun depan. Ndak usah khawatir, saya sama Mas Yoyok udah sangat fight. Kita warga Semarang yang cinta dengan PSIS,” imbuhnya.

Wali Kota Hendi juga memberikan kesempatan kepada CEP PSIS Semarang Yoyok Sukawi untuk selalu berkomunikasi dengan pihaknya, jika dalam perjalanan selama Liga 1 berlangsung pihaknya mengalami kendala. Khususnya kendala dalam hal permasalahan pendanaan.

“Saya rasa tidak hanya bis. Nanti perjalanan ke depan Mas Yoyok, Insya Allah nek Mas Yoyok iso ngatasi Alhamdulillah. Kalau ada kekurangan nanti komunikasi dengan saya, kita cari solusi supaya PSIS bisa lancar di Liga 1,” tukasnya.

35

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan