Anak-Anak Tambak Mulyo Diajari “Ojobullybolo”

SEMARANG (asatu.id) – Yayasan Setara bersama kelompok seni Nandang Wuyung menggelar Pentas Wayang Tenda yang diselenggarakan di Pondok Wedok Tambak Mulyo RT 09 RW 14 Tanjung Mas, Minggu (26/11) sore.

Kegiatan tersebut termasuk dalam rangkaian Kampanye 20 Hari Anti Kekerasan Anak, dimana Tambak Mulyo merupakan salah satu wilayah dampingan Yayasan Setara. Dan sebagai salah satu wilayah pesisir, kondisi anak-anak di Tambak Mulyo sangatlah rentan.

Ika Camelia selaku Manager Program Yayasan Setara menuturkan kepada asatu.id bahwa Pentas Wayang Tenda ini bertujuan untuk memberi informasi dan edukasi mengenai pencegahan bullying (perundungan).

Pentas Wayang Tenda dipilih karena merupakan salah satu media dan metode yang baik untuk menyampaikan informasi dan edukasi kepada anak dengan cara yang menyenangkan. Adapun lakon yang disajikan adalah “ojobullybolo” (jangan merundung teman).

“Tema ini merupakan hastag utama dalam rangkaian Kampanye 20 Hari Anti Kekerasan Anak. Di sini, anak didorong untuk menjadi pembela sekaligus agen pelapor ketika ada perilaku bullying di lingkungannya,” ujarnya.

Yayasan setara bekerja sama dengan beberapa stakeholder yang peduli dengan anak-anak, salah satunya adalah kelompok seni Nandang Wuyung Semarang di pentas kali ini yang terbuka untuk umum.

Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut, disambut antusias oleh anak-anak Kampung Tambak Mulyo. Sebelum acara dimulai, mereka sudah berkumpul untuk menunggu pementasan wayang tenda ditampilkan.

“Saya mengharapkan dengan menggunakan media wayang inilah anak-anak lebih mudah memahami apa itu bullying dan bagaimana pencegahannya. Sehingga, mereka bisa mengerti apa yang sebaiknya dilakukan dan tidak dilakukan dalam berelasi dengan teman-temannya setiap hari,” pungkas Ika.

43

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan