Minimalisasi Pengeboran Air Tanah, PDAM Semarang akan Bangun IPA

 SEMARANG (asatu.id) – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Semarang akan membangun Instalasi Pengolahan Air Bersih (IPA) sebagai upaya meningkatkan produksi air bersih untuk kebutuhan masyarakat Semarang.

Direktur Utama PDAM Tirta Modal Semarang, Etty Laksmiwati mengatakan pembangunan IPA akan dilakukan selambat-lambatnya Desember 2018. Proyek ini direncanakan rampung pada awal 2020 dengan melakukan kerjasama oleh pihak swasta

“Di Semarang, PDAM baru bisa melayani 62% pelanggan dari total penduduk yang mencapai 2 juta jiwa,” ujar dalam Prime Topic Diskusi Moratorium Pengeboran Air Tanah di Quest Hotel Jalan Plampitan, Semarang, Jumat (24/11)

Untuk itu, lanjutnya, pihaknya akan membangun instalasi di Waduk Jatibarang, sehingga pemanfaatan air bisa mencapai 1000 liter per detik.

“Alternatif lain akan dibangun instalasi air di wilayah Jatisati Bukit Semarang Baru (BSB) untuk pemanfaatan air sebesar 200 liter per detik sehingga bisa melayani wilayah Semarang Barat dengan elevasi di atas 100 meter.

Dia menambahkan untuk wilayah Kudu akan dilakukan rehabilitasi saluran sepanjang 42 km, sehingga kapasitas air bisa bertambah 1.850 liter per detik.

“Instalasi IPA ini untuk mengurangi penggunaan air tanah pada masyarakat, mengingat pemerintah juga membatasi pengeboran air tanah,” imbuhnya.

Sementara Kepala Bidang Geologi Dan Air Tanah Dinas ESDM Provinsi Jateng Bambang Mandala Putra mengatakan, eksploitasi air tanah di Kota Semarang harus dihentikan, karena sudah masuk zona merah sebab rawan akan amblas.

“Penurunan permukaan tanah mencapai 25 cm, terutama di daerah Semarang Utara Kaligawe sekitarnya juga terjadi pula di Tegal Pekalongan Surakarta Jepara karena eskplorasi terhadap air tanah yang berlebihan,” pungkasnya. (isan)

 

 

45

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan