Progres Tempat Relokasi Yaik Baru Sentuh 62 Persen

SEMARANG (asatu.id) – Dinas Perdagangan Kota Semarang menyebutkan progres pembangunan tempat relokasi tahap II yang diperuntukkan seluruh pedagang yaik baru dan sekitarnya sudah mencapai 62 persen.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, walaupun masih terdapat kekurangan deviasi 3-4 persen dalam pembangunan tersebut, Fajar menerangkan, hal tersebut masih dalam kategori kewajaran.

“Deviasi yang kurang 3 sampai 4 persen ini masih wajar karena pengerjaan kita mulai 8 september sampai 21 dessember, hanya 90 hari, Alhamdulillah ini juga tidak terkendala hujan, karena hujan seringnya sore hari,” ujarnya, Selasa (21/11).

Fajar menerangkan, Dinas Perdagangan akan menyiapkan 32 los seluas 32 hektar untuk menampung semua pedagang di Pasar Yaik Baru maupun Lama. Adapun nantinya, dalam tempat relokasi tahap II itu mampu menampung 2500 pedagang.

Dalam minggu ini, juga akan dilakukan sosialisasi kepada pedagang yang masih berada di kawasan Pasar Johar terkait relokasi tahap II. Harapannya, pedagang bisa mendukung penuh rencana pembangunan Johar Baru dengan bersedia menempati tempat relokasi sementara di kawasan MAJT.

“Jadi nanti saat pembangunan pasar Johar dimulai tidak tergangu oleh aktivitas pedagang. Karena, 2018 nanti juga sudah masuk pembangunan tahap kedua. Pak wali minta  3 tahap. Sehingga 2020 awal Pasar Johar Baru sudah terbangun,”

Pihaknya menargetkan, pembangunan tempat relokasi tahap II akan selesai pertengahan Desember. Dimana saat ini pengerjaan pengecoran dan pavingisasi jalan sedang dilakukan.

Sementara itu, Pelaksana Lapangan, Yanto mengaku optimis jika pengerjaan pembangunan tempat relokasi tahap II akan selesai di tanggal 15 Desember.

“Kami optimis selesai pengerjaan selesai. saat ini progresnya yang paling besar di pavingisasi dan unit saluran,” tukasnya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *