8.754 Pelari Ikuti Bank Jateng Borobudur Marathon 2017

MAGELANG (asatu.id) – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Bank Jateng berkolaborasi dengan Harian Kompas Group akan menyelenggarakan lomba lari Bank Jateng Borobudur Marathon (BJBM) 2017, di Kompleks Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Minggu (19/11).

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno pada siaran persnya, di Magelang, Sabtu (18/11), mengatakan lomba lari yang mengusung tema ”Reborn Harmony” dibagi tiga kategori,  yakni  10K (10 Km), (21 Km) half marathon dan full marathon (42,195 Km).

Jumlah peserta yang mengikuti Event Bank Jateng Borobudur Marathon 2017 tahun ini telah mencapai sekitar 8.754 orang,” kata Supriyatno.

Selain mengikuti lomba marathon, menurut dia, para peserta akan diajak menikmati salah satu pesona Jawa Tengah dari dekat. Tujuannya adalah untuk membudayakan olahraga lari dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui wisata olahraga. “Tahun ini tema yang diangkat adalah “Reborn Harmony” atau “Tumbuh Kembali Dalam Keselarasan,” paparnya.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan keikutsertaan Bank Jateng  berpartisipasi menjadi sponsor utama pada Borobudur Marathon 2017  diharapkan dapat memberi banyak manfaat dalam rangka menciptakan dan menaikkan citra perusahaan.

Apalagi, lanjutnya, Bank Jateng akan membentuk awareness nasabah dan masyarakat luas yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan kepercayaan masyarakat.

 

Menurut dia, keterlibatan Bank Jateng dalam kegiatan ini akan membentuk mindset masyarakat luas, bahwa Borobudur Marathon adalah Bank Jateng, dan dapat menggiring opini masyarakat, Bank di Jawa Tengah adalah Bank Jateng (top of mind).

“Selain meningkatkan corporate branding bagi Bank Jateng, Borobudur Marathon 2017 secara tidak langsung menjadi ajang promosi pariwisata yang potensial bagi Provinsi Jawa Tengah dan khususnya  Kabupaten Magelang. Dengan sport tourism ini akan terjadi sinergi harmonis yang saling menguntungkan antara pihak perusahaan, pihak pemerintah, dan pihak-pihak lainnya,” ungkapnya.

Supriyatno mengaku bangga Bank Jateng bisa menjadi bagian dari kegiatan “Bank Jateng Borobudur Marathon 2017 ini. “Bangga turut andil dalam memajukan olahraga di Jawa Tengah, olahraga lari salah satunya. Saya kira event ini sangat menarik bagi pelari profesional, selain lingkungan yang masih relatif alami dan dengan udara yang segar, BJBM 2017 juga menyediakan hadiah untuk para juara sebesar Rp. 2,8 Miliar,” tandas Supriyatno.

Sementara Ketua Yayasan Borobudur, Liem Chie An berharap penyelenggaraan tahun ini bisa semakin berkualitas. Dengan bekerja sama dengan Harian Kompas, Liem berharap peserta bukan dilihat dari kuantitasnya, namun juga kualitas.

Liem berharap Bank Jateng Borobudur Marathon bisa seperti Tokyo Marathon, selain itu penyelenggaraan BJBM 2017 bisa meningkatkan minat masyarakat Indonesia dan turis mancanegara untuk berkunjung ke Magelang. Tidak hanya itu saja, para wisatawan juga diharapkan bisa lebih menghargai alam serta melestarikan seni dan budaya lokal.

 

 

36

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan