Sekda Jateng Ingatkan Petani Jaga 3K

SEMARANG (asatu.id) – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Sri Puryono mengimbau para petani maupun kelompok tani agar mengoptimalkan produksi hasil rempah.

“Saya sampaikan kepada para petani untuk jaga tiga kunci ini, yakni satu kualitas, kuantitas, dan kuantitas,” ujarnya seusai pembukaan Pekan Poros Maritim Berbasis Rempah, di Lawang Sewu Semarang, Kamis (16/11).

Menurut Sekda,  pengoptimalan 3K masih menjadi permasalahan yang dihadapi sekaligus belum menjadi perhatian serius oleh kelompok tani.

“Penyakit kita itu kalau uwis payu kualitase malah sak sake (sudah laku malah kualitasnya seadanya), kayak susu malah dicampur air ya jangan begitu,” ujarnya.

Dia menyarankan petani perkebunan rempah untuk berani masuk ke sektor pabrikan mekanis.

“Rempah memang potensinya luar biasa, rempah juga tidak akan busuk ataupun merosot harganya, dan barangnya kecil, tapi nilainya besar maka dari itu kita ingin bangkit,” tuturnya.

Ditanya pengembangan perkebunan dan pertanian di Jawa Tengah, pihaknya sudah memberikan bantuan melalui integrated farming system melaui kerjasama pemprov, perhutani dan Univeritas Gajah Mada (UGM) dengan memanfaatkan lahan perhutani untuk ditanami rempah-rempah.

Selain itu, lanjutnya pihaknya juga sudah menghimpun dan telah melakukan kerjasama ke kalangan industri, seperti pabrik jamu untuk memaksimalkan pasar rempah.

“Kelompok tani kita dari LMDH telah bekerja sama, sehingga ada kejelasan dimana pabrik ada jaminan bahan baku petaninya pun juga ada jaminan pasar,” pungkasnya. (isan)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *