Ganjar Sambut Raperda Usulan Komisi A DPRD Jateng

SEMARANG (asatu.id)  – Gubernur Ganjar Pranowo menyambut baik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang diusulkan Komisi A DPRD Jateng.

“Pemprov melihat pemberdayaan masyarakat dan desa perlu diatur dalam sebuah peraturan daerah supaya target yang dicapai terukur,” kata Ganjar Pranowo pada sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Dr Sri Puryono pada rapat paripurna dengan agenda pembahasan Raperda Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Selasa (14/11).

Berdasarkan UU No 23/2014 tentang Pemerintah Daerah, kata Ganjar, daerah memiliki kewenangan melakukan pemberdayaan masyarakat dan desa. Pemerintah provinsi memberikan ruang yang begitu besar untuk sebuah pemberdayaan masyarakat. Pemerintah daerah mempunyai wewenang melakukan pemberdayaan masyarakat, penataan desa, dan fasilitasi kerja sama antardesa.

“Dengan adanya peraturan daerah itu, diharapkan dapat mewujudkan masyarakat dan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera,” kata Ganjar.

Gubernur mengatakan raperda ini akan menjadi acuan bagi pemerintah desa. Apalagi dana desa jumlahnya banyak dan melimpah, sehingga diharapkan ada BUMDes yang dapat berperan melaksanakan pembangunan di desa.

“Jateng mungkin provinsi yang cepat merespon terhadap pelaksanaan UU Desa dan UU 23 Tahun 2014,” ujarnya.

Orang pertama di jajaran Pemprov Jateng ini menegaskan pembangunan memang harus diawali dari desa, sebab jika perekonomian desa bisa tumbuh maka dampaknya akan besar dan pembangunan di desa akan lebih terarah dengan adanya pendampingan.

“Ini raperda yang realistis dan diharap raperda segera bisa dibahas dan disahkan,” katanya.

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *