Pemkot Diminta Lakukan Terobosan untuk Perluas Lapangan Kerja

SEMARANG (asatu.id) – Anggota DPRD Kota Semarang, Johan Rifai meminta Pemerintah Kota Semarang agar melakukan terobosan untuk memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Menurutnya, meningkatnya inflasi, perubahan budaya ekonomi masyarakat, dan tuntutan upah tinggi, dikhawatirkan akan meningkatkan jumlah pengangguran.

“Menyikapi perubahan yang terjadi di masyarakat Indonesia, khususnya di Kota Semarang, inflasi yang meningkat hingga 3,62% tentu akan berdampak terhadap perekonomian Kota Semarang,” ujarnya, Jumat (10/11).

Ia menambahkan, tuntutan peningkatan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Kota Semarang di tahun 2018, tentu akan membawa dampak pada perekonomian Kota Semarang.

Perubahan budaya ekonomi masyarakat dari offline menuju online, lanjutnya, sedikit banyak akan mempengaruhi kondisi perdagangan. Transaksi perdagangan akan berjalan lebih efisien, khususnya dalam penggunaan tenaga kerja. Artinya, kesempatan kerja bagi masyarakat semakin berkurang.

“Kami khawatir kondisi tersebut akan berdampak pada serapan tenaga kerja. Padahal sesuai RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), pengangguran Kota Semarang ditargetkan berkurang 0,5% pertahun,” imbuhnya.

Ia mendorong Pemerintah Kota Semarang untuk melakukan terobosan bagaimana memperluas kesempatan kerja melalui berbagai program-programnya apa saja, untuk antisipasi adanya perubahan kondisi ekonomi ini. (is)

 

 

 

22

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan