Dahlan Iskan : Jadi Apa Indonesia Jika Mesin Menggantikan Manusia

SEMARANG (asatu.id) – Kemajuan peradaban  muncul seiring bertumbuhnya imajinasi untuk menciptakan inovasi dan itu menjadi keniscayaan yang ada. Jadi akan seperti apakah Indonesia di tahun 2045 mendatang jika mesin menggantikan peran manusia ?

Bayangan tersebut diutarakan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) 2011 – 2014, Dahlan Iskan  kepada ratusan audiensi yang hadir pada acara Seminar Nasional Mechanical Education Fair 2017 dengan tajuk “Indonesia Emas 2045: Saatnya Pemuda Berkarya” di Gedung Pasca Sarjana Univeritas Diponegoro (Undip), Sabtu (4/11).

Seketika sautan audiensi dan pembicara pun muncul yakni mulai dari pemberontakan, pengangguran, krisis moral, dan lain sebagainya.

“Mengerikan jawabannyan semua kok pesimistis, ya ini karena dilihat dari prespektif sekarang,” kata Dahlan sambil bercanda.

Dhalan mencontohkan, di Inggris puluhan tahun lalu, pernah terjadi protes besar – besaran pekerja kepada perusahaan pabrik benang yang merubah kebijakan dimana diberlakukan penggunan mesin dalam proses produksi dan akhirnya timbul pembakaran masal.

“Lantas, lanjutnya seperi apa keberadaanya. Ternyata pabrik itu tetap berkembang terus dengan ikut dalam perubahan jaman,” katanya

Menurutnya memang nanti akan ada perubahan dan mau tidak mau manusia harus mengikuti, jadi perubahan terjadi ketika kesadaran seseorang mulai muncul menerima perubahan.

“Jadi dengan perkembangan mesin kehidupan biasa sejahtera, sejahternya ya setiap dari kita dituntut lebih inovatif menciptakan sesuatu, seperti mesin tadi  jadi bukan menerima kenyataan,” ujarnya.

Dia mengungkapkan sekiranya untuk menyogsong Indonesia 2045 kedepan yang terbaik dilakukan saat ini adalah mulai fleksibel dalam merancanakan hidup setiap 589 tahun.

“Terserah, dan mulai menyiapkan diri dalam menyikapi masa depan yang panjang itu, Tak ada yg tahu masa depan nanti seperti apa, yang harus disiapkan adalah langkah kita menghadapi perubahan yang cepat,” pungkasnya. (isan)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *