Semarang Akan Miliki Taman Berdesain Futuristik

SEMARANG (asatu.id) – Pemerintah Kota Semarang bersama Djarum Foundation mulai merevitalisasi Taman Menteri Supeno atau yang lebih dikenal dengan nama Taman KB menjadi Taman Indonesia Kaya.

Taman yang terletak di Jalan Taman Menteri Supeno, Kota Semarang ini berkonsep panggung terbuka. Taman ini akan dilengkapi fasilitas panggung teater utama, yang memiliki kapasitas 400 orang pemain dan 1.000 lebih kursi bagi penonton.

Nantinya ditunjang beberapa fasilitas, seperti di antaranya ruang ganti dan make up artis yang diperuntukan bagi artis atau seniman yang ingin tampil di panggung teater terbuka. Rencananya taman Indonesia kaya ini akan menjadi taman budaya pertama yang berkonsep outdoor.

Ikon patung KB di taman tersebut menampilkan patung ibu dan kedua anaknya. Saat peresmian ground breaking, Walikota Semarang Hendrar Prihadi sempat berseloroh mengenai ikon tersebut.

Saat pembangunan Taman Indonesia Kaya nanti, patungnya akan tetap dipertahankan. “Hanya akan dibuat lebih futuristik dan lebih modern. Taman ini kan banyak warga Semarang yang ngadem di sini, supaya nanti kalau sudah jadi banyak warga yang main ke taman berbudaya ini. Di sini jadi taman budaya yang satu-satunya berkonsep outdoor,” ujar hendi.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyambut baik dari kerja sama pembangunan Taman Indonesia Kaya ini. Menurut Hendrar, sebenarnya rencana pembangunan taman ini sudah direncanakan sejak tahun 2014. Namun karena ada beberapa kendala, kata dia, pembangunan taman ini baru terealisasi di tahun 2017 (1/11).

“Dulu tahun 2014 saya bersama dengan Pak Pras adalah bagian dan pelaku sejarah yang ingin mewujudkan kerjasama ini, namun karena berbagai macam kendala rencana pembangunan ini sempat terabaikan. Tapi di tahun 2016 setelah saya baru dilantik saya datang ke Jakarta untuk menghadiri undangan dan di sana ketika saya lagi main di Grand Indonesia saya bertemu dengan Mbak Irene di eskalator dan akhirnya saya bicarakan lagi rencana pembangunan Taman Kaya. Akhirnya di tahun 2017 ini baru terealisasi,” ujar Hendrar.

Setelah pemberian sambutan, acara dilanjutkan dengan penandatanganan nota kesepahaman secara simbolis oleh Wali Kota Semarang bersama Presiden Direktur Djarum Foundation. Taman Indonesia Kaya ini diperkirakan akan selesai dibangun pada Mei 2018. Taman itu rencananya akan diresmikan bersamaan dengan hari ulang tahun Kota Semarang yang juga jatuh pada Mei 2018. (anin)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *