Patung Ikon Taman KB Tetap Dipertahankan

SEMARANG (asatu.id) – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pembangunan Taman Indonesia Kaya yang akan dilakukan di Taman Menteri Supeno harus tetap mempertahankan patung ikon taman tersebut. Patung seorang ibu dan anak tersebut diharapkan Wali Kota yang akrab disapa Hendi itu harus tetap ada di taman yang lebih dikenal masyarakat dengan julukan Taman KB tersebut.

”Taman ini yang dikenal dengan Taman KB, dengan patung ibu dan anaknya yang mencari bapaknya nggak pulang-pulang, patungnya itu saya minta dan saya mohon tetap dipertahankan,” ujarnya sambil bercanda saat acara ground breaking Taman Indonesia Kaya, Rabu (1/11).

Hendi menceritakan, saat ini Taman KB menjadi jujugan masyarakat untuk duduk dan beristirahat dalam rutinitasnya sehari-hari. Kerimbunan pohon yang teduh itulah yang menjadi pengujung merasa nyaman untuk sekedar beristirahat di taman itu.

“Kami juga menyambut baik komitmen Djarum Foundation yang juga akan menambah jumlah tanaman di taman ini,” imbuhnya.

Dia menyampaikan, nantinya di Taman Indonesia Kaya ini Djarum Foundation tidak akan menampilkan logonya. Menurutnya, selain kondisi taman yang lebih baik, ada proses transfer ilmu dan transfer pengetahuan dalam pengelolaan taman dan pelaku seni di Kota Semarang oleh Djarum Foundation.

“Kita memang mendapatkan support in. Transfer ilmu, transfer pengetahuan. Mereka (seniman) bisa berkreasi. Teman-teman seniman akan diberi ruang berkreasi. Selain transfer ilmu luar biasa, Djarum Foundation juga tidak akan menampilkan logonya di sini. Ini murni, karena beliau (Viktor) lahir di Kota Semarang ini. Ini sebagian kecil, tahun ini semoga Pak Victor juga membantu kembali,” imbuhnya.

Sementara itu, Presiden Direktur Djarum Victor Rahmad Kartono mengatakan, Taman Indonesia Kaya tersebut memiliki konsep panggung teater terbuka, ditunjang dengan beberapa fasilitas, seperti fasilitas panggung teater utama memiliki kapasitas 400 orang pemain. Dan akan ada juga fasilitas 1000 kursi bagi penontonnya.

“Pembangunan yang bekerja sama dengan Pemkot Semarang ini merupakan komitmen kami untuk terus memperkenalkan dan melestarikan kebudayaan Indonesia. Semoga dengan kehadiran taman ini dapat menciptakan dan mengembangkan lebih banyak lagi seniman dan orang-orang kreatif di Semarang dan Jawa Tengah,” ujarnya, Rabu (1/11). (is)

 

 

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *