Perpustakaan Unik ala Jati, Baca Buku Sambil Dengarkan Musik

SEMARANG (Asatu.id) – Hobi terkadang bisa memunculkan inspirasi bagi seorang. Dari hobi, pemikiran cemerlang bisa muncul dan ide/gagasan itu bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Hal itu dialami Jati Widya Iswara (23), guru ekstrakulikuler bahasa Inggris SD Negeri Ngaliyan 03, Semarang. Bermula dari hobi bermain musik dan kolektor buku biografi tokoh-tokoh musik, munculah ide untuk mendirikan perpustakaan sederhana yang berfokus di dunia entertain dan musik.

Pria yang akrab disapa Jati, mempunyai pemikiran bahwa bukan manusia ketika ilmu yang dimilikinya tidak dapat dibagikan untuk masyarakat. Untuk berkunjung ke perpustakaan sederhananya, pengunjung tidak dipungut biaya sepeser pun. Pengunjung diwajibkan membuat janji terlebih dahulu untuk menghindari jadwal yang bertabrakan, mengingat keseharian Jati sebagai guru di sekolah dasar.

“Saya harus menjelaskan terlebih dahulu, semua barang fungsional di sini tidak boleh dibawa pulang, harus dibaca di tempat. Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti hilang atau belum dikembalikan si peminjan,” ujar Jati Widya, Semarang, Senin (30/10).

Menurut Jati, biografi Oasis, Titiek Puspa, Eminem, Marilyn Monroe, selalu menjadi pilihan favorit pengunjung. Yang membuat unik, lanjut dia, dari perpustakaan sederhana terdapat sesi tanya jawab. Ketika pengunjung tidak memahami biografis referensi seseorang yang dibaca, dengan alunan musik era 90-an akan membuat pengunjung semakin nikmat untuk membaca.

Jati Widya mengatakan, di perpustakaan sederhana tidak hanya berisi buku biografi saja, tetapi ada vinyl, kaset pita, dan CD. Barang-barang tersebut telah berpartisipasi untuk pembuatan skripsi, thesis, maupun untuk kolega yang sedang melakukan research di bidang entertain, khususnya musik. (Avied)

 

 

 

45

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan