Pemkot Lakukan Pemutihan Denda PBB

SEMARANG (asatu.id) – Untuk mencapai target pendapatan Pajak Bumi Bangunan (PBB) di tahun ini, Pemerintah Kota Semarang mengeluarkan kebijakan pemutihan denda keterlambatan membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Yudi Mardiana mengatakan, program pemutihan denda tersebut akan dilaksanakan selama dua bulan, mulai bulan November dan Desember 2017. Kebijakan itu berlaku bagi yang menunggak PBB di tahun 2012 hingga 2016.

“Masyarakat  Kota Semarang diharapkan dapat memanfaatkan pemutihan denda PBB ini. Masyarakat yang menunggak PBB-nya hanya cukup membayar pokok pajaknya saja. Sementara denda  per bulan sebesar 2% dari nilai pajak dan diakumulasi tidak perlu,” ujarnya, di Semarang, Jumat (27/10).

Yudi menerangkan, program pemutihan PBB tersebut merupakan kebijakan Walikota Semarang yang tertuang dalam peraturan daerah dimana Walikota boleh memberikan keringanan denda khususnya PBB.

”Diharapkan dengan adanya pemutihan denda PBB itu akan membantu pencapaian realisasi target pendapatan sebesar Rp 330 miliar,” tukasnya. (is)

 

 

 

36

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan