Program Dinas Peternakan Harus Sejahterakan Masyarakat

SEMARANG (asatu.id) – Ketua Komisi B DPRD Jateng M Chamim Irfani meminta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan agar berani mengubah paradigma dalam program yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Program Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng harus jelas. Apalagi, program itu menyangkut kesejahteraan masyarakat,” Chamim Irfani pada pertemuan dengan jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng, di Ruang Kingdom Animalia, Jalan Jenderal Gatot Soebroto, Tarubudaya, Ungaran, Selasa (24/10).

Pada kacamatannya, selama ini paradigma yang diikuti adalah paradigma klasik, seperti program dalam pertanian yang sering bertumpu pada produktivitas tanaman, namun ketika produktivitas naik, kesejahteraan petani tidak naik.

Untuk itu, lanjut dia, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jateng perlu mengurai kembali perencanaan dalam membuat program kerja, namun tetap mengacu pada peraturan yang berlaku.

Sementara itu Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Agus Wariyanto mengatakan, perencanaan program sudah mengikuti aturan yang berlaku.

“Tahapan-tahapan dalam perencanaan sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri. Selain itu, Program juga diselaraskan, baik dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD),” ujarnya.

Dia mengaku program-progrm yang dilaksanakan dinas yang dipimpinnya belum sepenuhnya mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan masyarakat. Namun demikian, pihaknya berupaya membuat program yang mampu berdampak langsung untuk kesejahteraan masyarakat Jateng.

 

19

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan