Plus Minus Sering Konsumsi Makanan Pedas Bagi Kesehatan

ilustrasi makanan dengan cabai

ilustrasi makanan dengan cabai

SEMARANG (asatu.id) – Menyukai makanan pedas kebanyakan sesuai dengan lidah orang Indonesia. Bahkan, banyak yang keranjingan makanan super pedas dan merasa tertantang menjajalnya.

Terlebih, kini produk makanan super pedas pun bermunculan dan jadi tren makanan pedas yang terus naik. Lalu, apakah makanan pedas memberikan manfaat bagi kesehatan? Ya, tak hanya memberikan manfaat yang baik tetapi juga Anda wajib memperhatikan dampak buruk terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas.

Berikut seluruh informasi yang telah dihimpun asatu.id mengenai plus minus mengonsumsi makanan pedas.

  • Dampak Positif

Penelitian menyebutkan jika seseorang yang gemar makan pedas memiliki kesempatan hidup lebih tinggi 14% dibanding dengan yang tidak pernah makan pedas. Pasalnya, kandungan Vitamin A dan C yang terkandung dalam cabai memperkuat dinding otot jantung. Sedangkan capsaicin kandungan yang terdapat pada cabai dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh dan mencegah pembekuan darah.

Alhasil, capsaicin dalam cabe juga mampu mengatasi masalah sirkulasi darah, dan menjaga kinerja jantung sehingga terhindar dari serangan jantung yang membahayakan.

Selain itu, mengonsumsi makanan rempah seperti cabai bisa membuat seseorang berkeringat sehingga mengurangi derita saat pilek dan flu. Sebuah studi menetapkan makanan pedas bisa mempercepat metabolisme dan membantu tubuh membakar kalori lebih cepat.

  • Dampak Negatif

Meskipun memiliki dampak positif tetapi Anda juga wajib mempertimbangkan dampak negatif dengan kebiasaan mengonsumsi makanan pedas. Anda wajib membatasi mengonsumsi makanan pedas karena dapat menyebabkan sakit perut dan gangguan tidur. Pasalnya, makanan pedas meningkatkan suhu tubuh dan siklus pertama dari tahapan tidur sangat sensitif terhadap makanan yang pedas.

Selain itu Anda akan berhadapan dengan masalah pencernaan. Umumnya risiko bagi yang gemar mengonsumsi makanan pedas akan mengalami gangguan usus dan lambung.

Makanan pedas bisa mengurangi lapisan yang berfungsi melindungi lambung. Jika terlalu sering maka lapisan ini akan semakin menipis yang membuat lambung rentan terkena infeksi. Satu hal lagi, mengonsumsi makana pedas terlalu sering juga ternyata bisa mengurangi sensasi rasa di lidah sehingga seseorang menjadi kurang bisa mengenali rasa dari makanan atau minuman yang dikonsumsinya.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *